Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dia menargetkan lebih dari separuh kantor wilayah (kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mampu mencapai target penerimaan tahun ini.
Optimisme tersebut disampaikan Purbaya setelah pada 2025 hanya dua dari 34 kanwil DJP yang berhasil memenuhi target penerimaan pajak.
Menurut Purbaya, kondisi ekonomi pada 2025 masih dipengaruhi pelambatan global sehingga pertumbuhan penerimaan pajak sempat berada di zona negatif. Namun, situasi tahun ini dinilai telah berubah seiring membaiknya aktivitas ekonomi nasional.Baca Juga:
"Kalau 2025 kan kalau dilihat pertumbuhan pajaknya juga negatif. Sekarang kan sudah tumbuh 24 persen, sudah beda lingkungan ekonominya," ujar Purbaya, dikutip Minggu (2/8/2026).
Dia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2026 realisasi penerimaan pajak nasional telah mencapai Rp1.035,7 triliun atau tumbuh 24,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Purbaya meyakini perbaikan kondisi makroekonomi dan meningkatnya efektivitas penagihan pajak akan mendorong pencapaian target penerimaan pada tahun ini.
"Ekonomi kan lumayan bagus pertumbuhannya. Jadi kita sudah tumbuh 24 persen dari kumpulan pajak. Jadi harusnya sih tahun ini bagus," katanya.
Dalam mengejar target penerimaan, pemerintah memastikan tidak akan menempuh langkah di luar mekanisme perpajakan, seperti melibatkan aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa). Seluruh proses pemungutan pajak tetap dilakukan oleh aparat fiskal DJP.
Sebagai gantinya, pemerintah akan memperkuat modernisasi administrasi perpajakan melalui implementasi sistem Coretax guna meningkatkan pengawasan dan meminimalkan potensi kebocoran penerimaan. DJP juga akan lebih responsif menindaklanjuti laporan masyarakat terkait wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan tarif pajak. Fokus kebijakan tetap diarahkan pada perluasan basis pajak atau ekstensifikasi terhadap wajib pajak yang belum patuh.
"Kan kita dapet laporan dari masyarakat juga. Kita akan follow up. Tapi nggak akan ada penaikan tarif pajak. Walaupun kita kejar-kejar," ujarnya.
Dengan strategi tersebut, Purbaya menargetkan lebih dari 17 dari total 34 kanwil DJP mampu memenuhi target penerimaan pada 2026. "Lebih dari setengah (kanwil yang ada)," tegasnya.
Berdasarkan Laporan Keuangan Ditjen Pajak Tahun Anggaran 2025 (Audited), realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.917,89 triliun atau 87,60 persen dari target Rp2.189,31 triliun. Secara tahunan, angka tersebut turun 0,71 persen dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp1.931,61 triliun.
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA