BREAKING NEWS
Sabtu, 19 September 2026

Wamendiktisaintek Sebut AI Bisa Picu “Kematian Berpikir”: AI Makin Pintar, yang Menggunakan Tetap Bodoh

Johan - Sabtu, 19 September 2026 21:17 WIB
Wamendiktisaintek Sebut AI Bisa Picu “Kematian Berpikir”: AI Makin Pintar, yang Menggunakan Tetap Bodoh
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie. (foto: Satya Widya Yudha/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PURWOKERTO — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu bergantung pada kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurut Stella, kemudahan yang ditawarkan AI dapat menjadi persoalan apabila manusia menyerahkan terlalu banyak proses berpikir kepada teknologi.

Ia menyebut kondisi tersebut dapat mengarah pada apa yang disebutnya sebagai "kematian berpikir".

Baca Juga:

Stella menyampaikan hal tersebut dalam Seminar Nasional Sinergi Sains, Teknologi, dan Nilai Kebangsaan dalam Mencetak Generasi Unggul Berdaya Saing Global yang digelar STIE Satria Al Irsyad Al Islamiyah Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026).

"Kalau kita ingin terus eksis dan bermakna di dalam pendidikan, kita harus menanyakan pertanyaan, apa peran manusia dalam penciptaan pengetahuan," kata Stella.

Stella mengatakan perkembangan AI memunculkan pertanyaan mengenai posisi manusia di tengah teknologi yang semakin mampu mengolah dan menghasilkan informasi.

Menurut dia, AI memang dapat memiliki daftar berbagai fakta yang tersedia di dunia.

Namun, manusia memiliki kemampuan untuk menentukan fakta mana yang penting untuk diketahui.

"Kelebihan manusia adalah mampu mengkurasi mana yang menarik dan tidak. Pengetahuan adalah kurasi," ujar Stella.

Ia menegaskan pengetahuan bukan sekadar kumpulan fakta yang dapat diperoleh dengan cepat melalui teknologi.

"Pengetahuan itu kurasi. Pengetahuan itu bukan daftar segala sesuatu fakta. AI bisa punya daftar segala sesuatu fakta yang ada di dunia ini. Tetapi manusia, ilmuwan dari dulu itu adalah mengkurasi mana yang penting diketahui, mana yang tidak perlu diketahui, mana yang harus diketahui," kata Stella.

Stella mengatakan manusia tidak dapat mengabaikan perkembangan AI.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
FOSS Group Luncurkan EV Truck 10 Ton, Truk Listrik 4WD dengan Jarak Tempuh hingga 250 Km!
Mau Liburan ke Thailand? Jangan Langgar 7 Aturan Ini agar Tak Didenda hingga Dipenjara
PKN Binjai dan Langkat Hadiri Pelantikan FKPPI Selesai, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Pemuda Jaga NKRI
Warga Keluhkan Gang Cipto Rusak dan Banjir, Rico Waas Pastikan Pengaspalan Dikerjakan Tahun Ini
Rico Waas Minta Pelayanan Administrasi Tak Berbelit: Jika Masuk Pagi, Siang Harus Selesai!
Eks Kadisdik Langkat Sebut Diminta Penyidik Akui Terima Rp50 Juta, Kejari Langkat Bantah: Tidak Benar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru