Ratusan ASN mengikuti kegiatan vaksinasi kanker serviks yang digelar Korpri Sumut berkolaborasi dengan Biofarma, di Lobby Dekranasda, Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/5/2026). (foto: Diskominfo Sumut/YT Hariono)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Program ini digelar sebagai langkah pencegahan terhadap kankerserviks yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV), di tengah tingginya angka kasus penyakit tersebut di Sumatera Utara.
Area Manager PT Bio Farma Regional Sumatera, Yosua Bao, mengatakan angka kematian akibat kanker serviks di Sumatera Utara tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius.
"Kalau di Sumatera Utara itu cukup tinggi, kasus kematian kankerserviks ini nomor dua setelah kanker payudara, sehingga kita perlu melakukan pencegahan secara dini dengan melakukan program vaksinasi," kata Yosua di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu, 6 Mei 2026.
Data itu menjadi dasar perlunya langkah preventif yang lebih luas, termasuk di kalangan ASN perempuan.
Dalam tahap awal, sekitar 100 ASN mengikuti vaksinasiHPV dosis pertama. Para peserta dijadwalkan menerima dosis lanjutan sesuai tahapan vaksinasi.
Yosua mengatakan pihaknya masih membuka peluang bagi ASN yang belum sempat mengikuti vaksinasi tahap pertama untuk bergabung pada pelaksanaan berikutnya.
"Kita lihat nanti waktu vaksinasi dosis kedua peserta masih antusias, kita akan buat vaksinasi dari awal untuk yang belum. Kalau vaksinasi dosis pertama saat ini ada sekitar 100 peserta," ujarnya.
Salah satu peserta vaksinasi, Nesya Sabrina, mengatakan vaksinasi menjadi langkah penting untuk mencegah kankerserviks, terutama bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.
Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi mendampingi anggota keluarganya yang berjuang melawan kankerserviks.
"Saya punya riwayat keluarga kankerserviks, jadi ini salah satu upaya pencegahan karena rata-rata penderitanya itu tahu setelah kondisinya cukup berat," kata Nesya.