BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Tak Bisa Cetak Rujukan karena Sistem Error, Pasien BPJS di Deli Serdang Resah: Kalau Tak Kontrol, Takut Kondisi Memburuk

Abyadi Siregar - Senin, 29 Juni 2026 11:01 WIB
Tak Bisa Cetak Rujukan karena Sistem Error, Pasien BPJS di Deli Serdang Resah: Kalau Tak Kontrol, Takut Kondisi Memburuk
Klinik Dandy Dinda di Bandar Klippa. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Gangguan sistem pada layanan BPJS Kesehatan kembali dikeluhkan peserta.

Kali ini, seorang peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Deli Serdang mengaku kesulitan memperoleh surat rujukan elektronik untuk menjalani pemeriksaan rutin ke dokter spesialis karena sistem yang tidak dapat diakses.

Baca Juga:
Siti Hamdiah (42), warga Lubuk Pakam, mengalami kendala tersebut saat mendatangi Klinik Dandy Dinda di Bandar Klippa, Senin, 29 Juni 2026.

Sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan, ia seharusnya mendapatkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum melanjutkan pemeriksaan ke rumah sakit.

Namun, proses tersebut terhambat karena sistem BPJS mengalami gangguan.

"Sudah saya sampaikan ke klinik, hari ini jadwal kontrol saya. Tapi jawabannya sistem lagi eror, tidak bisa cetak rujukan. Kalau saya tidak kontrol tepat waktu, takut kondisi penyakit memburuk. Di satu sisi saya tidak punya biaya untuk bayar sendiri, jadi bergantung sepenuhnya pada BPJS," ujar Siti.

Menurut keterangan petugas klinik, gangguan akses ke sistem pusat BPJS bukan pertama kali terjadi.

Dalam beberapa bulan terakhir, kendala serupa disebut berulang kali dialami sehingga menghambat pelayanan kepada peserta.

Akibatnya, pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit harus menunggu berjam-jam, bahkan ada yang harus kembali di hari berikutnya hanya karena proses administrasi tidak dapat diselesaikan.

Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari masyarakat.

Mereka menilai gangguan sistem tidak seharusnya menghambat hak peserta untuk memperoleh layanan kesehatan yang telah dibayarkan melalui iuran BPJS setiap bulan.

Warga berharap BPJS Kesehatan segera melakukan perbaikan terhadap sistem layanan digital agar lebih stabil.

Selain itu, mereka juga meminta disediakan mekanisme darurat sehingga peserta yang membutuhkan pelayanan medis mendesak tetap dapat memperoleh surat rujukan tanpa harus menunggu sistem kembali normal.

Keluhan serupa disebut tidak hanya dialami di Klinik Dandy Dinda, tetapi juga dirasakan sejumlah peserta BPJS di wilayah Deli Serdang dan sekitarnya.

Masyarakat berharap persoalan teknis tersebut segera mendapat perhatian serius agar pelayanan kesehatan tidak lagi terganggu, terutama bagi pasien yang menjalani kontrol rutin maupun membutuhkan penanganan lanjutan.

Baca Juga:

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam terkait gangguan sistem yang dikeluhkan peserta di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Google Finance Era Baru: AI Bantu Investor Analisis Saham, Kripto, hingga Portofolio
Bakom: Belum Pernah Sejak Indonesia Merdeka, Baru di Era Prabowo-Gibran, 100 Juta Warga Nikmati Cek Kesehatan Gratis
Makan Telur Tiap Hari Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan Ahli Gizi
5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Menhan Perintahkan Evaluasi Total Aspek Kesehatan Latsarmil
Bertambah Satu, Kini 4 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Gugur Saat Latsarmil
Pj Sekdaprov Sumut: Integritas Camat Harus 100 Persen, Tidak Bisa Ditawar!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru