294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
NIAS BARAT – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan meningkatkan fasilitas sebanyak 20 puskesmas menjadi puskesmas rawat inap pada 2026. Program tersebut dilakukan untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari rumah sakit.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan hal itu usai meninjau Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, penentuan lokasi puskesmas yang akan ditingkatkan disesuaikan dengan usulan pemerintah kabupaten dan kota.
"Tahun ini ada 20 puskesmas yang akan kami perbaiki, tergantung usulan dari bupati dan wali kota. Untuk Nias Barat, Pak Bupati mengusulkan Puskesmas Mandrehe dan mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Bobby.Baca Juga:
Puskesmas Mandrehe diprioritaskan karena menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi sekitar 20 desa dengan jumlah penduduk mencapai 23 ribu jiwa. Sementara jarak menuju rumah sakit daerah sekitar 60 kilometer, sehingga masyarakat membutuhkan layanan kesehatan yang lebih dekat.
"Puskesmas ini secara letak sangat dekat dengan masyarakat. Ada 20 desa dengan sekitar 23 ribu penduduk yang bergantung pada layanan di sini, sedangkan jarak ke rumah sakit mencapai 60 kilometer," katanya.
Bobby menjelaskan, sebelumnya pemerintah pusat telah membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Nias Barat. Sebagai tindak lanjut program kesehatan tersebut, Pemprov Sumut berupaya memperkuat pelayanan kesehatan tingkat pertama melalui peningkatan fasilitas puskesmas.
"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini. Kami dari pemerintah provinsi menindaklanjuti program tersebut dengan membenahi puskesmas agar masyarakat tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit, apalagi aksesnya cukup jauh," jelasnya.
Dalam pengembangannya, Puskesmas Mandrehe akan dilengkapi fasilitas rawat inap dengan kapasitas hingga 10 tempat tidur. Selain itu, pemerintah juga akan menambah sarana penunjang, termasuk ruang persalinan, tenaga dokter, serta peralatan kesehatan yang lebih memadai.
"Sebelumnya hanya tersedia dua tempat tidur dengan fasilitas yang sangat terbatas. Nantinya akan kami tingkatkan menjadi 10 tempat tidur, bisa melayani persalinan, dan dilengkapi dokter serta fasilitas kesehatan lainnya," ungkap Bobby.
Tak hanya infrastruktur, Pemprov Sumut juga memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Salah satunya melalui program beasiswa pendidikan dokter spesialis.
"Pemerintah provinsi memberikan beasiswa dokter spesialis di Universitas Sumatera Utara dan Universitas Gadjah Mada. Tahun lalu ada 16 penerima dan tahun ini ada lima peserta lagi yang berasal dari Kepulauan Nias. Jadi, peningkatan dilakukan dari sisi SDM maupun fasilitas," pungkasnya.* (ds/dh)
SIDOARJO Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba&039ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sido
PERISTIWA
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Ros
NASIONAL
JAKARTA Jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun sejak awal Reformasi. Namun, penurunan tersebut belum membuat persoalan kemisk
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto terus mendorong program swasembada pangan sebagai salah satu agenda utama pemerintah. Kebijakan ini di
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kebutuhan dasar warga terdampak erupsi Gunung Sinabung terpenuhi se
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak peserta event Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke4 menikmati beragam kuliner khas Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengubah pola pembiayaan bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung. Upaya tersebut dil
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PT Kawasan Industri Medan (KIM) Persero memperkuat daya tarik investasi dengan
PEMERINTAHAN