BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Polisi Buru CCTV untuk Ungkap Penyebab Truk Maut di Sibolangit, Dugaan Rem Blong Masih Diselidiki

Johan - Jumat, 17 Juli 2026 21:55 WIB
Polisi Buru CCTV untuk Ungkap Penyebab Truk Maut di Sibolangit, Dugaan Rem Blong Masih Diselidiki
KECELAKAAN: Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Deliserdang, Jumat (17/7/2026). (Foto: Dok: warga)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANGKepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan delapan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026). Dalam peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo mengatakan, penyidik kini mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari sejumlah titik sebelum lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi truk sebelum tabrakan terjadi.

Menurut Widodo, rekaman CCTV yang diperoleh dari salah satu rumah makan memperlihatkan truk melaju dengan kecepatan tinggi sesaat sebelum menghantam kendaraan di depannya. Namun, polisi masih membutuhkan rekaman dari titik lain guna memastikan apakah truk sudah mengalami gangguan, termasuk dugaan rem blong, sebelum memasuki lokasi kecelakaan.

Baca Juga:

"Rekaman yang kami miliki baru menunjukkan kondisi sesaat sebelum kecelakaan. Kami masih mencari CCTV dari lokasi sebelumnya untuk mengetahui apakah kendaraan sudah mengalami kendala atau tidak," ujar Widodo.

Ia menjelaskan, jika benar terjadi kerusakan pada sistem pengereman, seharusnya terdapat tanda-tanda pengemudi berusaha mengendalikan laju kendaraan saat melintasi jalan menurun. Hal tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.

Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan, termasuk truk pengangkut air mineral, telah dievakuasi ke Polsek Pancur Batu. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas harus menerapkan sistem buka tutup jalan agar arus lalu lintas di kawasan Sibolangit tetap dapat dilalui kendaraan dari dua arah.

Selain proses evakuasi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, penyelidikan akan diperkuat melalui Traffic Accident Analysis (TAA) yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara.

Melalui metode TAA, penyidik akan menganalisis berbagai bukti di lokasi, termasuk kondisi kendaraan, jejak pengereman, posisi tabrakan, hingga rekaman CCTV yang berhasil dikumpulkan. Hasil analisis tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan menentukan proses hukum lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum hasil penyelidikan selesai. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna memastikan kronologi peristiwa secara utuh.* (ds/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polisi Analisis CCTV Kecelakaan Sibolangit, Truk Tronton Diduga Rem Blong hingga Pecah Ban
Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Hari Ini, Kuasa Hukum Bantah Dugaan TPPU
Terungkap! Dana Rp3 Miliar untuk Setiap Kopdes Merah Putih Akan Digunakan untuk Ini
Kapolda Aceh Paparkan 10 Commander Wish, Jadi Pedoman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Polri kepada Masyarakat
Siap Tempuh Praperadilan Ketiga, Refly Harun: Coba Lihat Muka Mas Roy Suryo, Pantas Enggak 12 Tahun Penjara?
Pisah Sambut Kapolres Labusel, Bupati Fery Tekankan Sinergi Pemerintah dan Kepolisian Terus Dijaga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru