Kasat Reskrim Polrestabes Medan Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi polemik komentar seorang dokter terhadap unggahan pasien BPJS Kesehatan di media sosial Threads yang kemudian meninggal dunia.
Kemenkes menyayangkan adanya pernyataan dari tenaga medis yang dinilai tidak menunjukkan empati kepada pasien maupun keluarga.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan tenaga medis dan tenaga kesehatan harus menjaga sikap profesional, termasuk saat menggunakan media sosial.Baca Juga:
"Kemenkes menyayangkan beredarnya komentar dari sebagian tenaga medis/tenaga kesehatan di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien maupun keluarganya yang sedang," kata Aji Muhawarman, Rabu (5/8/2026).
Menurut Aji, tenaga kesehatan seharusnya mengedepankan komunikasi yang baik serta menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa perilaku di ruang digital menjadi bagian dari profesionalisme seorang tenaga medis.
Kemenkes mengimbau masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran etik atau profesi tenaga medis agar menyampaikan laporan melalui jalur resmi.
"Kami mengimbau agar disampaikan melalui mekanisme pengaduan di Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), sehingga dapat diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Aji.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang pasien melalui akun Threads @yurizaltrich pada 22 Juli 2026.
Dalam unggahannya, pasien tersebut mengaku telah menunggu selama delapan jam untuk mendapatkan ruangan perawatan.
Pasien itu memilih tidak menyebut nama rumah sakit tempat dirinya dirawat karena menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Namun, unggahan tersebut justru memunculkan berbagai komentar negatif dari sejumlah pengguna media sosial.
Beberapa komentar dinilai bernada sinis hingga merendahkan kondisi pasien.
Belakangan, pasien tersebut dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026). Peristiwa itu kemudian menjadi sorotan publik.
Dari penelusuran warganet, sejumlah komentar yang dianggap tidak berempati disebut berasal dari akun yang diduga milik tenaga kesehatan, salah satunya akun @erudarahaadini yang dikaitkan dengan Elda Putri Rahardini.
Elda kemudian menyampaikan permintaan maaf dan mengakui komentarnya tidak pantas.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan penelusuran terkait persoalan tersebut.
Menurut Banu, Elda merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), bukan pegawai RSUP Dr Sardjito.
"Artinya Sardjito mengetahui adanya unggahan itu, yang itu memang dilakukan oleh salah satu peserta didik ya. Jadi bukan pegawai RSUP Dr Sardjito. Dia adalah murni peserta didik ya," kata Banu.
Banu mengatakan pihaknya bersama Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) akan melakukan klarifikasi melalui Tim Pendidikan Bermartabat.
"Karena ini peserta didik, kami akan lakukan kolaborasi dalam penanganan permasalahan ini. Jadi supaya ini lebih proporsional begitu ya. Kita tidak melihat potong-potongan, tapi kita akan melihat seperti apa sih sesungguhnya unggahan atau upload-an dari yang bersangkutan di media massa (sosial) tersebut," ucapnya.
Ia menambahkan, tim tersebut nantinya akan memanggil pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.
"Tim Pendidikan Bermartabat inilah yang nanti akan memanggil, meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan," sambung Banu.
RSUP Dr Sardjito memastikan tetap berkomitmen membangun pelayanan kesehatan yang profesional serta menciptakan ruang aman bagi pasien.* (cn/ad)
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkap alasannya menolak ajakan pakar hukum tata ne
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi kediaman keluarga Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, di Kota Medan,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rumah tangga Demian Aditya dan Sara Wijayanto tengah menghadapi proses perceraian. Sara Wijayanto, yang memiliki nama asli Saras
ENTERTAINMENT
LANGKAT Terpidana kasus perambahan hutan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, Kabupaten Langkat, Alexander Halim alias Ak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selama 24 ja
KESEHATAN
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai
NASIONAL
ACEH TENGAH Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tengah mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja seberat 22.862 gram atau sekitar
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Membicarakan wisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, seolah tidak pernah ada habisnya. Selain panorama air biru
PARIWISATA