BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Vaksinasi Hewan Peliharaan Didorong 80 Persen

Abyadi Siregar - Selasa, 08 September 2026 07:22 WIB
Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Vaksinasi Hewan Peliharaan Didorong 80 Persen
Gubernur Sumut Bobby Nasution menerima audiensi Pengurus PDHI Cabang Sumut di ruang kerja Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan. Senin (7/9/2026). (Foto : Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan Sumatera Utara bebas rabies.

Salah satu upaya yang didorong pemerintah adalah meningkatkan cakupan vaksinasi hingga 80 persen terhadap hewan peliharaan.

Upaya pencegahan itu diperkuat dengan penanganan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).

Baca Juga:

Indikator tatalaksana kasus sesuai standar telah mencapai 96 persen di 30 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 82 persen.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 7 September 2026.

Bobby mengatakan vaksinasi terhadap hewan peliharaan penting dilakukan untuk mencegah penyebaran rabies sekaligus mengurangi risiko gigitan hewan penular rabies.

Menurut dia, manusia hidup berdampingan dengan hewan peliharaan sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh.

Vaksinasi juga akan difokuskan di sejumlah kawasan wisata.

Pemerintah tidak ingin kasus gigitan hewan penular rabies menimpa wisatawan dan kemudian berdampak terhadap sektor pariwisata Sumatera Utara.

"Karena kita berdampingan dengan hewan dan perlu divaksinasi, kita perlu memvaksinasi seluruh hewan di daerah wisata agar tidak ada wisatawan tergigit dan mengganggu kenyamanan wisata," ujar Bobby.

Bobby juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) 2026 yang diinisiasi PDHI bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Bobby, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadapi persoalan kesehatan hewan sekaligus kesehatan masyarakat.

Selain diarahkan untuk memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi hingga 80 persen hewan peliharaan.

Target akhirnya adalah mewujudkan Sumatera Utara bebas rabies.

Ketua PDHI Cabang Sumut, Chalikul Bahri, pada kesempatan itu mengundang Gubernur Bobby Nasution menghadiri puncak Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026.

Kegiatan dengan tema "Peternakan Maju, Sumut Bebas Rabies" tersebut akan berlangsung di Lapangan Astaka, Medan Sport Center, Jalan William Iskandar, Deliserdang, pada 26–27 September 2026.

Kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut bersama PDHI Cabang Sumut.

Agenda tersebut digelar untuk memperkuat sektor peternakan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah vaksinasi rabies massal secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Sebanyak 15.000 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) menjadi sasaran vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi secara serentak dalam satu provinsi tersebut juga diarahkan untuk memecahkan rekor MURI.

Chalikul Bahri mengatakan rabies sebenarnya merupakan penyakit yang sangat dapat dicegah.

Namun, penyakit tersebut dapat berakibat fatal apabila pasien sudah menunjukkan gejala.

Karena itu, penanganan setelah gigitan harus dilakukan sedini mungkin.

Penanganan tersebut antara lain melalui pencucian luka secara segera dan adekuat, klasifikasi luka, pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Serum Anti Rabies (SAR), serta pemantauan lanjutan.

"Implementasi di lapangan ini memerlukan kompetensi, dukungan logistik, dan kolaborasi lintas sektor yang kuat," katanya.

Bulan Bakti Peternakan dan WRD 2026 tidak hanya berisi kegiatan vaksinasi.

Sejumlah agenda lain juga disiapkan dan akan memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut meliputi Kontes Ternak Sapi dan Kambing/Domba.

Kontes ini menjadi ajang kompetisi tingkat provinsi dengan penilaian berdasarkan performa fisik, kesehatan, dan genetika ternak.


Selain itu, terdapat Kontes Hewan Kesayangan untuk anjing dan kucing, Kontes Burung Kicau, edukasi peternakan oleh influencer, serta Expo dan Pasar Murah.

Chalikul Bahri mengatakan rangkaian kegiatan tersebut ditargetkan menarik sekitar 5.000 pengunjung secara langsung.

Mereka berasal dari masyarakat umum, peternak, pemilik dan pencinta hewan, komunitas Kicau Mania, pelaku UMKM, akademisi, hingga pelaku industri.

Kegiatan tersebut juga ditargetkan menjaring sekitar 1.000 peserta melalui siaran langsung menggunakan platform Zoom.

Melalui momentum tersebut, pemerintah bersama para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat pemahaman masyarakat mengenai rabies dan kesehatan hewan.

Pemerintah juga mendorong konsumsi produk peternakan yang memenuhi prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Sumatera Utara yang benar-benar bebas rabies.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dr. Munawar Ibrahim Nahkodai ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin Ajak Sumbang Pikir untuk Kemajuan Daerah
Kepincut Kuliner Tradisional dan Sejarah Medan, Chief Minister Perlis Ngaku Wajib ke Danau Toba
10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepakatan di IMT-GT Medan, Bidik Investasi Nyata Lintas Negara
Dana Desa Rp 40 T Disisihkan Buat Utang Koperasi, Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Masuk Penjara
Prabowo Nilai Respons Penanganan Bencana Makin Cepat, Anggaran Mitigasi Akan Ditambah
Rentetan Bencana Hantam Indonesia, Bagaimana Dampaknya terhadap Ekonomi Nasional?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru