BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Duka Ratusan Ribu Rakyat Vietnam Lepas Kepergian Jenazah Pemimpin Partai Komunis

BITVonline.com - Jumat, 26 Juli 2024 11:58 WIB
Duka Ratusan Ribu Rakyat Vietnam Lepas Kepergian Jenazah Pemimpin Partai Komunis
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

HANOI,VIETNAM -Ribuan warga memenuhi ibu kota Vietnam, Hanoi, pada Jumat (26/7/2024) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Nguyen Phu Trong, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam yang wafat pekan lalu. Dalam prosesi pemakaman yang khidmat dan penuh emosi ini, Nguyen yang memimpin negara sejak 2011 dan dikenal dengan upayanya memberantas korupsi, diantarkan dengan penuh penghormatan.

Nguyen Phu Trong, yang meninggal dunia pada usia 80 tahun, memegang jabatan tertinggi secara politik di Vietnam. Selama masa kepemimpinannya, Nguyen dikenal keras dalam memberantas korupsi, menghukum pejabat tinggi, angkatan bersenjata, hingga pelaku bisnis yang terlibat dalam praktik korupsi. Pemberantasan korupsi ini menjadi salah satu warisan penting yang dikenang oleh rakyat Vietnam.

Pada siang hari waktu setempat, peti mati Nguyen dibawa keluar dari rumah duka di Hanoi dengan iringan anggota militer. Peti tersebut ditutup dengan bendera Vietnam, menandai penghormatan tinggi yang diberikan kepada pemimpin yang begitu berpengaruh. Prosesi pemakaman yang dihadiri oleh Presiden To Lam dan Perdana Menteri Pham Minh Chinh ini, melibatkan ribuan warga yang berkumpul di sepanjang jalanan kota untuk memberikan penghormatan terakhir.

Para warga, yang tergerak oleh rasa hormat dan kesedihan, menyaksikan kendaraan pembawa peti melintas dan menyerukan, “Hidup Paman Nguyen Phu Trong.” Prosesi ini membawa Nguyen menuju pemakaman Mai Dich, lokasi yang dihormati untuk pemimpin senior Vietnam. Dalam sambutannya, Presiden To Lam memuji Nguyen sebagai seorang pemimpin yang luar biasa, menggarisbawahi kredibilitas dan dedikasinya kepada Partai Komunis dan negara.

Tran Hoang Nguyet Mai, seorang warga Hanoi, menyampaikan betapa pentingnya momen ini baginya. “Saya rela menunggu empat jam lebih hanya untuk melihat iringan jenazah Nguyen. Ini adalah cara saya untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang sangat saya hormati,” ujar Tran, yang merasa beruntung bisa turut serta dalam prosesi tersebut.

Sejak Kamis (25/7), laporan pemerintah Vietnam menyebutkan bahwa sekitar 250 ribu warga telah memberikan penghormatan kepada Nguyen baik di Hanoi maupun Ho Chi Minh. Dalam rangka menghormati mendiang Sekjen, pemerintah Vietnam juga memberlakukan pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari.

Nguyen Phu Trong dikenang sebagai seorang pemimpin yang tidak hanya mengarahkan Vietnam dalam periode penting sejarahnya tetapi juga memberikan dampak besar pada cara negara ini menangani korupsi. Dengan pemakaman yang disertai oleh ribuan orang, Nguyen meninggalkan warisan yang mendalam bagi bangsa Vietnam.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru