Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
AS -Suasana di sekitar kampanye Donald Trump berubah mencekam saat seorang pria bersenjata naik ke atap gedung dan melepaskan tembakan yang mengakibatkan mantan Presiden Amerika Serikat itu terluka. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu (13/7), menggemparkan warga dan pendukung yang hadir di acara tersebut.
Kesaksian yang MenggegerkanSeorang saksi mata yang berada di luar tempat kampanye mengaku melihat dengan jelas seorang pria bersenjata memanjat atap gedung sebelum insiden penembakan terjadi. Pria tersebut tampak membawa senapan, dan saksi mengklaim telah mencoba memperingatkan polisi yang berada di sekitar lokasi.
“Kami melihat pria itu sedang memanjat, seperti beruang sedang merangkak, menaiki atap gedung di samping kami, 50 kaki dari kami,” ungkap saksi tersebut kepada BBC News, Sabtu (13/7), setelah kejadian penembakan tersebut. “Kami berdiri di sana, kami menunjuk pada pria yang memanjat ke atas atap. Kami dapat dengan jelas melihatnya membawa senapan,” lanjutnya.
Peringatan yang TerabaikanMenurut saksi mata, mereka segera memberi tahu polisi di sekitar lokasi tentang keberadaan pria bersenjata tersebut. Namun, petugas malah mengatakan “tidak tahu apa yang sedang terjadi.” Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang respons keamanan di lokasi kampanye tersebut.
“Saya berpikir, ‘Mengapa Trump masih berbicara? Mengapa mereka tidak menariknya dari panggung?’ Saya berdiri di sana sambil menunjuk ke arahnya selama dua, tiga menit, Secret Service melihat kami dari atas gudang, saya menunjuk ke atap itu, hanya berdiri di sana seperti ini, dan tahu-tahu, lima tembakan terdengar,” kata saksi tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya.
Tembakan yang MenggemparkanLima tembakan terdengar, dan dalam sekejap, suasana kampanye berubah menjadi kacau. Mantan Presiden Donald Trump terluka di bagian telinga kanannya. Darah terlihat mengalir hingga ke pipi kanannya, meski ia selamat dari insiden tersebut. Trump segera dievakuasi dari panggung oleh agen Secret Service dan dibawa ke fasilitas medis terdekat.
Investigasi yang Sedang BerlangsungPernyataan dari saksi mata ini belum dapat diverifikasi lebih lanjut, namun Kepala Penegakan Hukum dan Analis Intelijen CNN, John Miller, mengatakan bahwa kesaksian tersebut menimbulkan banyak “pertanyaan serius.” “Akan ada pemeriksaan yang luar biasa dan sangat rinci tentang siapa yang tahu, apa, bagaimana hal ini dikomunikasikan, dan siapa yang memutuskan untuk mengambil tindakan apa atau tidak,” katanya.
Reaksi dari Berbagai PihakInsiden penembakan ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk Presiden AS Joe Biden. Dalam pernyataannya, Biden menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan mengutuk kekerasan yang terjadi. “Tidak ada tempat untuk kekerasan semacam ini,” ujar Biden.
“Saya bersyukur mendengar bahwa dia selamat dan baik-baik saja. Saya berdoa untuk dia dan keluarganya dan untuk semua orang yang hadir pada rapat umum tersebut, sambil menunggu informasi lebih lanjut,” tambahnya.
PenutupKejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya keamanan di acara publik, terutama yang melibatkan tokoh-tokoh penting. Investigasi mendalam akan dilakukan untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Sementara itu, Trump yang kini dalam proses pemulihan, terus mendapat dukungan dari para pendukungnya yang berharap ia segera pulih dan kembali berkampanye.
(N/014)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL