Petaka MBG Terulang Lagi: 17 Siswa SD Medan Dilarikan ke RS, Ini Deretan Kasusnya di Sumut
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
RUSIA -Pasukan pertahanan udara Rusia kembali harus menghadapi malu setelah insiden tragis di dekat Ukraina. Pada Minggu (23/6/2024), salah satu helikopter Ka-29 mereka sendiri jatuh tersungkur setelah ditembak oleh rudal permukaan-ke-udara Pantsir. Kejadian ini menewaskan keempat anggota kru helikopter tersebut, menambah daftar hitam pasukan militer Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Mengutip laporan dari Express, insiden ini terjadi ketika Rusia tengah berusaha mempertahankan diri dari serangan besar-besaran 113 drone laut yang diluncurkan oleh militer Ukraina. Helikopter Ka-29 senilai 19 juta poundsterling tersebut sedang dalam misi untuk melacak dan menangkap salah satu drone kamikaze Ukraina ketika sayangnya, sistem identifikasi yang seharusnya membedakan antara kawan dan lawan gagal beroperasi dengan baik.
Ini bukanlah kejadian pertama Rusia menghadapi tragedi serupa. Pada April lalu, ketegangan Putin memuncak ketika helikopter Ka-27 mereka jatuh di Krimea, juga akibat kesalahan dalam pengenalan sasaran. Kedua insiden ini memperumit citra militer Rusia yang seharusnya berada di puncak keunggulan teknologi dalam pertempuran modern.
Tak hanya menyerang helikopter mereka sendiri, pasukan Rusia juga diketahui melakukan serangan yang merusak pada desa-desa mereka sendiri. Laporan dari The Insider mengungkapkan bahwa sejak dimulainya perang, pasukan Rusia telah terlibat dalam setidaknya 39 serangan terhadap wilayah Belgorod, termasuk penggunaan amunisi berat seperti rudal Kh-59 dan bom udara.
Pada bulan April, pengakuan terpaksa dilontarkan oleh pihak Rusia setelah sebuah jet tempur Su-34 mereka secara tidak sengaja menjatuhkan bom di kota Belgorod, menambah daftar insiden memalukan yang merusak kredibilitas operasional militer mereka.
Insiden-insiden tragis ini menjadi cerminan ketidakstabilan dan tekanan yang dihadapi oleh pasukan militer Rusia dalam menghadapi perang yang panjang dan memakan korban ini. Meskipun masih terus berupaya mempertahankan dominasinya di Ukraina, serangkaian insiden seperti ini semakin menggugah perhatian dunia atas ketidakmampuan dan masalah internal yang merajalela di dalam kekuatan militer besar ini.
Para analis dan pengamat internasional kini menyoroti bagaimana tragedi ini akan mempengaruhi strategi militer Rusia ke depan, sambil mencatat betapa pentingnya kehati-hatian dalam operasi militer modern yang semakin kompleks dan rentan terhadap kesalahan teknis yang mahal.
Untuk berita terkini seputar peristiwa-peristiwa penting lainnya, tetap terhubung dengan kami di sini.
(N/014)
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA
BINJAI Polres Binjai menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Jalan Dr. Wahidin Baru, Kelurahan Pekan Binjai
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Notifikasi chat WhatsApp yang terlambat masuk bisa membuat pengguna melewatkan pesan penting. Bahkan, dalam beberapa kasus, pesan ba
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menelusuri asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19
NASIONAL