Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
Jakarta – Bank Indonesia (BI) tengah mempersiapkan dua instrumen investasi baru untuk penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA). Kedua instrumen tersebut adalah Sekuritas Valuta Asing BI (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing BI (SUVBI), yang dirancang untuk meningkatkan pengelolaan DHE SDA dan memberikan lebih banyak pilihan bagi para eksportir.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa instrumen SVBI dan SUVBI akan segera diperkenalkan dan dijelaskan lebih lanjut. “Kami mempersiapkan dua instrumen baru yaitu SVBI dan SUVBI yang insyaAllah nanti pada saatnya kami akan jelaskan. Kami sedang sempurnakan supaya ini menjadi bagian dari instrumen penempatan dan pemanfaatan dari DHE SDA yang bisa digunakan para eksportir tentu saja melalui bank,” ujar Perry dalam konferensi pers pada Rabu (15/1/2025).
SVBI dan SUVBI pertama kali diterbitkan pada November 2023 dengan tujuan mengelola likuiditas valuta asing untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Instrumen SVBI tersedia dengan tenor 1, 3, 6, 9, dan 12 bulan, sementara SUVBI memiliki tenor 1, 3, dan 6 bulan.
Kedua instrumen ini bertujuan untuk mendalami pasar uang dalam valuta asing dan mendukung kebijakan moneter serta stabilitas sistem keuangan Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempermudah dan memperluas penggunaan DHE SDA melalui bank. Selain itu, BI juga terlibat dalam revisi aturan penyimpanan DHE SDA yang sedang berlangsung, dengan tujuan untuk menyederhanakan prosedur dan memberikan alternatif instrumen penempatan yang lebih efisien bagi eksportir.
Sebelumnya, DHE SDA telah ditempatkan melalui Term Deposit (TD) Valas dengan tenor 1, 3, dan 6 bulan. Opsi lain yang tersedia termasuk lindung nilai (hedging) atau forex (FX) swap, yang memungkinkan eksportir menukarkan valuta asing mereka dengan rupiah.
(christie)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL