JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan rumah sakit kewalahan menangani pasien Human Meta Pneumovirus (HMPV). Dalam konferensi pers pada Jumat (3/1/2025), Mao menyatakan bahwa meskipun terjadi lonjakan kasus HMPV, penyakit ini tidak separah tahun sebelumnya. Menurut Mao, infeksi pernapasan, termasuk HMPV, biasanya mencapai puncaknya selama musim dingin di belahan bumi utara.
Meskipun ada peningkatan kasus, Mao memastikan bahwa tingkat penyebaran HMPV tahun ini lebih terkendali dan berada dalam skala yang lebih kecil dibandingkan tahun lalu. “HMPV menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dan gejalanya mirip dengan flu biasa. Namun, kami mengonfirmasi bahwa kondisi saat ini tidak begitu parah dan tidak menimbulkan kekhawatiran besar,” ungkap Mao. Ia juga menekankan bahwa saat ini aman untuk melakukan perjalanan ke China. “Kami sangat peduli terhadap kesehatan warga negara China dan orang asing yang berkunjung ke Tiongkok. Kesehatan tetap menjadi prioritas kami, dan kami memastikan perjalanan ke China aman,” ujarnya.
HMPV sendiri merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan akut dan dapat menimbulkan gejala seperti batuk, demam, hidung berair, sakit tenggorokan, serta sesak napas. Penyakit ini lebih rentan dialami oleh bayi, anak-anak, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. HMPV dapat mengakibatkan kondisi serius seperti bronkiolitis, pneumonia, hingga asma. China terus berupaya menangani kasus-kasus ini dengan efektif, dan pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada serta mengikuti pedoman kesehatan yang berlaku.
(CHRISTIE)
China Pastikan HMPV Tidak Seburuk Tahun Lalu, Wisatawan Dapat Bepergian dengan Aman