TNI AL Amankan 6 ABK Kapal Ikan Diduga Konsumsi Sabu di Perairan Belawan
MEDAN Enam awak kapal pencari ikan diamankan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) setelah diduga mengonsumsi sabu saat melaut di perairan Bel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Usai pergantian tahun, harga bahan pokok di tiga pasar tradisional Kota Binjai, Sumatera Utara, terpantau masih stabil. Tidak ada penurunan harga yang signifikan, meskipun beberapa komoditas mengalami sedikit perubahan harga. Ketiga pasar yang dimaksud adalah Pasar Tavip, Pasar Kebun Lada, dan Pasar Brahrang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga cabai merah keriting dan cabai rawit hijau tercatat mengalami penurunan. Di Pasar Tavip, harga cabai merah keriting tercatat Rp 40.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Kebun Lada dan Pasar Brahrang masing-masing dihargai Rp 54.000 dan Rp 51.000 per kilogram.
Untuk cabai rawit hijau, harganya di Pasar Tavip dipatok Rp 50.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Kebun Lada dan Pasar Brahrang dihargai Rp 62.000 dan Rp 55.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam di tiga pasar tradisional tersebut masih stabil pada kisaran Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Begitu juga dengan harga bawang merah lokal, yang berkisar antara Rp 46.000 hingga Rp 50.000 per kilogram, serta bawang putih yang dipatok antara Rp 40.000 hingga Rp 44.000 per kilogram.
Pardamean Simamora, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Binjai, membenarkan bahwa harga bahan pokok di Kota Binjai masih stabil. “Iya, harga bahan pokok masih stabil di tiga pasar tradisional Kota Binjai,” ujar Pardamean pada Jumat (3/1/2025). Meski harga tetap stabil, ia menegaskan bahwa stok bahan pokok di pasar-pasar tradisional tersebut masih aman.
Sejak beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Binjai juga melaksanakan monitoring untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, pengawasan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada produk dengan kandungan zat berbahaya serta mengecek masa kadaluarsa produk pangan.
Joko Waskitono, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, mengatakan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pasokan pangan dengan harga yang terjangkau serta aman bagi masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa pengawasan dilakukan di pasar tradisional, pasar modern, gudang penyimpanan barang bahan pokok, SPBU, dan pangkalan LPG tabung 3 Kg.
Menurut salah seorang pedagang, harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Binjai memang cenderung stabil sejak Hari Raya Idul Fitri 2024 lalu dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan hingga saat ini.
(N/014)
MEDAN Enam awak kapal pencari ikan diamankan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) setelah diduga mengonsumsi sabu saat melaut di perairan Bel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut harga Pertamax (RON 92) yang kini mencapai Rp16.250 per liter masih b
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan masyarakat yang membutuhkan dapat mengajukan diri untuk
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bandung terkait penyidikan dugaan korupsi t
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Di tengah kuatnya modernisasi, masyarakat Suku Pakpak di Sumatera Utara masih mempertahankan sebuah tradisi yang sarat nilai kekel
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara menegaskan larangan keras terhadap praktik pungutan liar (pungli) di seluruh sekolah yang
PENDIDIKAN
BINJAI Dukungan terhadap Tim Nasional Indonesia U19 terus mengalir menjelang laga semifinal Piala AFF U19 2026. Kali ini, dukungan dat
NASIONAL
MEDAN Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto, meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara untu
EKONOMI
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL