Namun, meskipun telah menunggu lama, tidak semua warga berhasil mendapatkan gas elpiji 3 kg. Pada pukul 09.46 WIB, stok gas di pangkalan habis. Salah satu warga yang kecewa karena tidak kebagian gas adalah Tiyan (33), seorang pedagang mi ayam. Ia mengungkapkan kesulitannya dalam mendapatkan gas subsidi belakangan ini.
"Susah sih sekarang. Kalau pakai yang besar, harganya dua kali lipat," keluh Tiyan yang mengaku biasanya membutuhkan dua tabung elpiji 3 kg setiap hari untuk berjualan. Ia harus berjalan jauh dari rumahnya hanya untuk mendapatkan gas subsidi, dan pada kesempatan ini, ia hanya berhasil membeli satu tabung yang dibeli di daerah Kemanggisan, sekitar dua kilometer dari rumahnya.
Dengan semakin sulitnya memperoleh elpiji 3 kg, warga di kawasan tersebut berharap agar masalah kelangkaan gas subsidi ini segera diatasi, sehingga kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan lancar.