Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
TANGERANG -Proses pembongkaran pagar bambu sepanjang 30,16 kilometer yang menghalangi jalur melaut nelayan di wilayah Kabupaten Tangerang resmi selesai pada Kamis (13/2). Pembongkaran ini melibatkan TNI Angkatan Laut (AL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), PSDKP, Polairud, serta para nelayan yang turut berpartisipasi dalam proses yang berlangsung selama 11 hari kerja, sejak 18 Januari hingga 13 Februari 2025.
Para nelayan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas terselesaikannya proyek ini dengan membawa spanduk ucapan terima kasih yang dipasang di pintu masuk Posal Tanjung Pasir. Mereka juga menunjukkan spanduk tersebut kepada pejabat tinggi dari TNI AL, KKP, dan instansi terkait yang hadir.
Terima Kasih kepada TNI AL dan KKP

Agus, salah satu nelayan dari Kronjo, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembongkaran pagar bambu tersebut. "Kami berterima kasih kepada Bapak TNI AL, KKP, dan semua yang terkait. Pagar bambu sudah selesai dicabut semua, kami bisa melaut lagi dengan mudah," ujar Agus di Posal Tanjung Pasir, Teluknaga, Tangerang.
Selesainya proses pembongkaran pagar bambu ini memberikan kemudahan bagi nelayan untuk melaut tanpa terkendala oleh pagar yang sebelumnya menyulitkan jalur kapal. Meskipun kondisi laut masih dihantam ombak tinggi, para nelayan merasa lega karena kini mereka bisa beroperasi tanpa hambatan.
Tangkapan Ikan Meningkat
Nelayan lainnya, Nurdin dari Karang Serang, Sukadiri, Tangerang, turut mengungkapkan bahwa dengan selesainya pembongkaran pagar laut, hasil tangkapannya meningkat signifikan. "Sebelumnya, dengan adanya pagar laut, kami hanya mendapatkan ikan 1 hingga 2 kilogram. Sekarang, kami bisa mendapatkan hingga satu ton ikan," kata Nurdin dengan penuh rasa syukur.
Pembongkaran Dimulai Pada 18 Januari

Proses pembongkaran pagar laut yang dilakukan oleh TNI AL dan petugas gabungan dimulai pada 18 Januari 2025, dan selesai pada 13 Februari 2025. Para nelayan dan pihak terkait menilai pembongkaran ini sangat penting untuk mengembalikan akses melaut yang selama ini terbatas oleh pagar bambu yang menghalangi jalur kapal.
Dengan selesainya pembongkaran ini, nelayan di wilayah Kabupaten Tangerang kini dapat kembali beroperasi dengan lebih leluasa dan meningkatkan hasil tangkapan ikan mereka.
kp/a
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN