Prabowo Hadiri Apel Dansat TNI 2026 di Unhan, Bakal Sampaikan Taklimat Strategis ke Seluruh Jajaran TNI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertah
NASIONAL
JAKARTA -Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Ipul, menyatakan bahwa masih ada warga yang telah menerima bantuan sosial (bansos) lebih dari 10 hingga 15 tahun. Untuk itu, Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan program graduasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar mereka dapat mandiri dan keluar dari daftar penerima bansos.
Dalam apel pagi di halaman Kantor Kemensos, Jakarta, pada Senin (17/2/2025), Gus Ipul mengungkapkan bahwa bantuan sosial yang diberikan selama bertahun-tahun dapat menyebabkan warga merasa nyaman dan akhirnya demotivasi untuk berusaha mandiri.
"Yang ada dalam data harus segera dikeluarkan, jangan membuat mereka nyaman dan demotivasi. Selama ini ada yang sudah menerima bansos 15 tahun, 10 tahun. Itu namanya membuat orang nyaman, membuat keluarga itu demotivasi, maunya yang menerima Bansos," kata Gus Ipul.
Sebagai bagian dari strategi nasional untuk pemberdayaan masyarakat, Gus Ipul juga menekankan pentingnya menyeimbangkan perlindungan sosial (social protection) dengan pemberdayaan sosial (social empowering). Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, yang bertugas mengatur kebijakan ini.
Menurut Gus Ipul, semakin banyak keluarga yang beralih dari bantuan sosial ke program pemberdayaan, semakin sukses kinerja Kemensos dalam mengatasi masalah kemiskinan. Bagi KPM yang belum siap beralih langsung ke program pemberdayaan, Kemensos akan menyediakan proses rehabilitasi sosial. Setelah rehabilitasi, mereka akan menjalani tahap pemberdayaan, diikuti dengan graduasi tahap pertama, dan akhirnya graduasi tahap kedua yang menandakan mereka sudah mandiri.
Selain itu, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini diharapkan dapat memudahkan pemantauan dan pendataan KPM di seluruh Indonesia.
(oz/n14)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah k
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut ber
EKONOMI
JAKARTA PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan membukukan l
EKONOMI
MEDAN Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menahan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Nias, S
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan ket
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi (30/4/2026). IHSG tercatat berada di level 7.072 p
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Harga emas terc
EKONOMI
TEBING TINGGI Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Kesehatan meluruskan informasi terkait data HIV/AIDS di wilayahnya. Klarifikas
KESEHATAN
JAKARTA Dunia diplomasi Indonesia berduka. Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman periode 20092013, Eddy Pratomo, meningga
NASIONAL