Satgas PRR Minta Anggaran Pemulihan Pascabencana Segera Direalisasikan, Fokus Bantu Penyintas
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
MERAK – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan bahwa mulai H-5 Lebaran 2025, tarif tiket eksekutif di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak akan dihapuskan. Keputusan ini diambil setelah kesepakatan antara ASDP dan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) untuk menyamaratakan tarif tiket antara dermaga eksekutif dan dermaga reguler.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan dan penumpang di dermaga eksekutif selama arus mudik Lebaran. "Kami menyepakati bersama bahwa mulai H-5 Lebaran tidak ada lagi tiket eksekutif atau reguler, semuanya akan diberlakukan sebagai tiket reguler," ujar Heru dalam konferensi pers, Sabtu (22/2/2025).
Sebagai langkah kompensasi, ASDP memastikan bahwa masyarakat yang telah membeli tiket eksekutif akan menerima pengembalian dana atau refund. Harga tiket akan disesuaikan dengan tarif tiket reguler. "Bagi yang sudah membeli tiket eksekutif, nanti akan kami berlakukan refund. Seluruh masyarakat yang telah membeli tiket eksekutif akan disesuaikan tarifnya," tambah Heru.
Sementara itu, di Pelabuhan Merak, terdapat tujuh dermaga, satu di antaranya merupakan dermaga eksekutif yang selama ini menjadi pilihan favorit pemudik. Namun, tingginya minat masyarakat terhadap dermaga eksekutif sering kali menyebabkan kepadatan kendaraan, khususnya selama musim mudik Lebaran.
Sebagai bagian dari transformasi layanan, ASDP terus memperluas digitalisasi di lebih dari 40 pelabuhan yang dikelolanya di seluruh Indonesia. Sistem tiket online Ferizy, yang dapat diakses melalui aplikasi dan website, mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan tanpa perlu antre di pelabuhan.
"Dengan reservasi tiket secara online, calon penumpang semakin dimudahkan dalam merencanakan perjalanan tanpa perlu antre di pelabuhan. Pemesanan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui Website Ferizy, Aplikasi Ferizy, serta mitra resmi ASDP," kata Shelvy Arifin, Corporate Secretary ASDP.
Selain itu, ASDP juga telah menyiapkan kapasitas tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik Lebaran. Sebanyak 67 kapal akan dioperasikan di Pelabuhan Merak dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan. Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara juga akan menjadi alternatif dengan kapasitas tambahan hingga 6.760 unit kendaraan per hari.
(km/p)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati. Organisasi tersebut menilai kor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka kembali akses platform forum daring Reddit di Indonesia setelah lebih
SAINS DAN TEKNOLOGI
SOLO Timnas U17 Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 11 dalam laga uji coba bertajuk Garuda Champio
OLAHRAGA
MEDAN Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga y
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI