Rico Waas Tarawih Bersama Warga Medan Selayang, Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan di Bulan Ramadhan
MEDAN Di malam kelima bulan suci Ramadhan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunaikan Salat Tarawih bersama jajaran Kecamatan
PEMERINTAHAN
BREBES -Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, melantik suaminya, Ahmad Saeful Ansori, sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Brebes periode 2025-2030. Pelantikan ini berlangsung di Aula Pendapa Kanjengan Brebes pada Senin (10/3/2025) bersama dengan pelantikan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Brebes periode yang sama.
Dalam sambutannya, Bupati Mitha, sapaan akrab Paramitha, menyampaikan harapannya agar TP PKK Brebes dapat semakin solid dan inovatif.
"Saya yakin TP PKK Brebes akan semakin hebat dengan pengurus yang masih muda, energik, dan kreatif," ujar Mitha usai acara pelantikan.
Mitha menekankan pentingnya peran laki-laki dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, yang seringkali dikaitkan hanya dengan perempuan.
"Gerakan PKK tidak hanya untuk perempuan, tapi laki-laki juga harus turut berperan serta dalam program-program pemberdayaan," ungkapnya.
Bupati Mitha juga berharap agar seluruh pengurus PKK di Brebes dapat mendukung dan mensukseskan program kerja Pemerintah Kabupaten Brebes untuk lima tahun mendatang, yang sejalan dengan program Gubernur dan Presiden Prabowo.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Brebes yang baru dilantik, Ahmad Saeful Ansori, mengingatkan bahwa TP PKK bukan hanya sekadar organisasi, tetapi merupakan ujung tombak pemberdayaan masyarakat dan motor penggerak ketahanan keluarga serta pembangunan berbasis keluarga.
"Pelantikan ini bukan hanya tentang jabatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus kita emban dengan komitmen dan integritas," jelas Ahmad Saeful Ansori.
Ahmad Saeful Ansori juga meminta doa dan dukungan dari Bupati Brebes serta semua pihak agar pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Brebes dapat menjalankan tugas mereka dengan baik.
Profil Bupati Paramitha Widya Kusuma
Paramitha Widya Kusuma, yang lahir pada 18 Januari 1992 di Brebes, merupakan kader PDI Perjuangan. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024 dan merupakan putri dari Bupati Brebes periode 2002-2010, Indra Kusuma. Selain itu, Mitha juga tercatat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes.
Pada Pilkada 2024, Mitha berpasangan dengan Wurja, Ketua DPC Partai Gerindra Brebes, sebagai calon tunggal bupati Brebes yang diusung oleh sejumlah partai, termasuk PDIP, PKB, Gerindra, Nasdem, Golkar, PPP, PKS, PAN, Demokrat, Perindo, dan Partai Buruh.
(tb/n14)
MEDAN Di malam kelima bulan suci Ramadhan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunaikan Salat Tarawih bersama jajaran Kecamatan
PEMERINTAHAN
MAKASSAR Kabar duka datang dari lingkungan kepolisian Sulawesi Selatan. Bripda DP (19), anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel, meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penyanyi jebolan Indonesian Idol Season 13, Petrus Yohannes Debrito Armando Djaga Kota alias Piche Kota, membantah tuduhan perse
ENTERTAINMENT
JAKARTA Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada partai politik yang menyatakan du
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah membuka perdagangan hari ini, Senin (23/2/2026), dengan penguatan terbatas di tengah pelemahan dolar AS dan men
EKONOMI
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih menunjukkan lonjakan tajam di awal 2026, bertahan jauh di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Berdasa
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada level 8.368,61 pada perdagangan Senin (23/2/2026), seiring penguatan saha
EKONOMI
OlehKamrussamad. KEMUNCULAN alumnus penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Dwi Sasetyaningtyas yang menyampaikan narasi
OPINI
PADANGSIDIMPUAN Rumah Sakit Umum Permata Madina Sibuhuan resmi menjalin perjanjian kerja sama dengan Universitas Aufa Royhan sebagai langk
PENDIDIKAN
MEDAN Hadis yang berbunyi bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dari kasturi di sisi Allah kembali menjadi perbincangan. Ustaz Adi
AGAMA