IHSG Melejit 74 Poin! Cek Saham Pilihan Investor Hari Ini
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/3/2026) dibuka dan langsung menguat, mencatat kenaikan 74,18 poin ata
EKONOMI
JAKARTA -Menjelang datangnya hari raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2025, sejumlah pengusaha kembali dihadapkan pada masalah serius terkait keberadaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).
Pasalnya, sejumlah oknum Ormas tertentu kerap kali mendatangi tempat usaha untuk memaksa pengusaha memberikan Tunjangan Hari Raya (THR).
Praktik pemerasan ini mengkhawatirkan banyak pihak karena dapat merusak iklim usaha dan ekonomi.
Menurut Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, praktik pemerasan THR oleh ormas bukan lagi persoalan sepele.
"Ini adalah cermin dari lemahnya penegakan hukum dan ancaman serius terhadap masa depan perekonomian. Pemerintah tidak bisa lagi berpangku tangan," ungkap Achmad, Sabtu, 22 Maret 2025.
Achmad menambahkan, pengusaha kini terjepit antara mematuhi hukum dengan menolak memberi THR kepada ormas atau melanggengkan praktik ilegal untuk kelancaran bisnis mereka.
Keadaan ini, menurutnya, hanya akan memperburuk indeks kemudahan berusaha Indonesia, yang pada 2023 masih berada di peringkat 72 dari 190 negara menurut Bank Dunia.
"Jika pemerintah tidak segera turun tangan, situasi ini bisa menjadi bom waktu yang menghambat pertumbuhan ekonomi," kata Achmad menegaskan.
Achmad menyarankan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah penindakan tegas terhadap ormas yang terlibat dalam pemerasan.
Aparat keamanan harus lebih proaktif mengusut laporan pengusaha dan menindak pelaku tanpa pandang bulu.
"Selama ini, banyak oknum ormas merasa kebal hukum karena kurangnya tindakan represif," ujarnya.
Namun, selain penegakan hukum, Achmad juga menekankan perlunya pembinaan terhadap ormas.
Banyak ormas yang memiliki potensi positif, seperti membantu pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah dapat mendorong ormas untuk bertransformasi menjadi mitra pembangunan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan atau program kemitraan dengan pelaku usaha.
"Dengan demikian, ormas tidak lagi bergantung pada pemerasan THR, tetapi memiliki sumber pendapatan yang legal dan berkelanjutan," tambah Achmad.
Lebih lanjut, Achmad mengusulkan agar dibangun dialog tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan ormas untuk menemukan solusi terbaik.
Dalam hal ini, ormas harus dipahamkan bahwa praktik pemerasan tidak hanya merusak citra mereka tetapi juga menghambat pembangunan ekonomi.
Di sisi lain, pengusaha bisa diajak untuk berkontribusi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih transparan dan terarah.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pemerasan THR oleh ormas dapat dihentikan, dan iklim usaha di Indonesia dapat kembali kondusif, terutama menjelang hari raya yang menjadi momen penting bagi masyarakat.
(di/a)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/3/2026) dibuka dan langsung menguat, mencatat kenaikan 74,18 poin ata
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Berdasarkan infor
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti situasi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan potensi konflik saat memberikan taklimat
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, meresmikan Jembatan Bailey bersama Kepala Staf Angkatan Dara
PEMERINTAHAN
SERGAI Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) untuk terus menjaga keb
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana hangat menyelimuti Gedung PKK Kota Medan saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menggelar buka puasa bersama deng
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut positif tawaran kerja sama dari Bank Sumut terkait digitalisasi sistem parkir
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai Indonesia perlu meninjau kembali keikutser
NASIONAL
JAKARTA Rumor mengenai ponsel lipat pertama Apple kembali memanas. Bocoran terbaru menunjukkan gambar desain yang diduga milik perangkat
SAINS DAN TEKNOLOGI