BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Jelang Idul Fitri, Jangan Sampai Tertipu! Begini Cara Mengetahui Uang Palsu

Adelia Syafitri - Minggu, 23 Maret 2025 14:14 WIB
Jelang Idul Fitri, Jangan Sampai Tertipu! Begini Cara Mengetahui Uang Palsu
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang menukarkan uang lama dengan uang baru untuk dibagikan kepada anak-anak dan kerabat.

Momen ini sering dimanfaatkan untuk memberikan uang sebagai simbol kebahagiaan dalam tradisi Lebaran.

Namun, perlu diingat bahwa di tengah tingginya permintaan uang baru, risiko beredarnya uang palsu pun meningkat.

Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menukarkan uang, dengan mengenali ciri-ciri uang palsu.

BI memperkenalkan metode 3D yang terdiri dari Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai ciri-ciri uang asli yang bisa dijadikan panduan dalam mendeteksi uang palsu:

Dilihat dari warna dan desain

Uang asli memiliki warna cerah dan desain tajam.

Sebaliknya, uang palsu cenderung tampak kusam dan buram.

Saat memeriksa uang, pastikan gambar pahlawan, ornamen, dan logo Bank Indonesia tampak jelas dan tajam pada uang asli.

Diraba dari tekstur kertas

Uang asli terasa lebih kasar dan tebal, sedangkan uang palsu cenderung lebih halus dan tipis.

Unsur pengaman, seperti gambar utama dan lambang negara, pada uang asli akan terasa lebih menonjol saat diraba.

Diterawang ke cahaya

Uang asli memiliki tanda air yang terlihat jelas saat diterawang ke cahaya, yang menampilkan gambar pahlawan nasional dan logo Bank Indonesia.

Beberapa pecahan uang juga memiliki benang pengaman yang berubah warna saat diterawang.

Selain itu, pastikan juga memeriksa benang pengaman pada uang asli yang terintegrasi dengan kertas dan bisa berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu.

Uang palsu sering kali tidak memiliki benang pengaman atau menggunakan desain yang tidak sesuai dengan uang asli.

Bank Indonesia juga mengingatkan agar masyarakat mengenali ciri-ciri spesifik setiap pecahan uang rupiah.

Beberapa pecahan, seperti Rp100.000 dan Rp50.000, memiliki tinta khusus yang berubah warna ketika dilihat dari sudut tertentu.

Langkah yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Uang Palsu

Jika Anda mendapati uang yang diduga palsu, segera lakukan langkah berikut:

- Jangan membelanjakan uang tersebut karena bisa dianggap sebagai tindakan melawan hukum.

- Laporkan ke kantor bank terdekat atau langsung ke Bank Indonesia untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

- Lapor ke pihak kepolisian agar proses penegakan hukum terhadap pelaku pemalsuan dapat segera dilakukan.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap ciri-ciri uang asli, diharapkan peredaran uang palsu dapat diminimalisir.

Menjaga agar uang yang beredar di masyarakat tetap asli tidak hanya melindungi diri kita dari kerugian, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi nasional.

Bank Indonesia juga mengumumkan bahwa penukaran uang baru untuk Lebaran 2025 akan dibuka kembali pada 24-27 Maret 2025.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menukarkan uang Anda sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan!

(km/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru