Dalam Rapat Perdana 2026, RPTBP Serukan Peran Aktif Marga Purba Tambak Kawal Program Pemerintah
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL
JAKARTA -Sejumlah pendemo menggelar aksi tolak Undang-Undang (UU) TNI dengan mendirikan tenda di depan Gerbang Pancasila, Gedung DPR RI, Jalan Gelora, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/4/2025) pagi.
Aksi ini dilakukan oleh kelompok yang mengidentifikasi diri sebagai Bareng Warga.
Tenda-tenda tersebut didirikan dengan tujuan untuk menyampaikan penolakan terhadap UU TNI yang dinilai tidak akuntabel dan tidak melibatkan masyarakat dalam proses legislasi.
Aksi berlangsung dengan damai dan tanpa orasi.
Tiga tenda terlihat berdiri di sisi kiri Gerbang Pancasila, dan para pendemo terlihat beraktivitas santai seperti mengobrol, bermain kartu, dan makan siang.
Tumpukan boks makanan dan minuman terlihat di sekitar tenda yang dipasang.
Beberapa pendemo bahkan berencana untuk bermain catur sebagai bagian dari kegiatan mereka.
Salah seorang pendemo yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk aksi damai dan bertujuan untuk mempromosikan kegiatan seru-seruan, seperti pameran buku, workshop membuat gelang, kalung, dan pin.
"Kita ingin bikin aksi damai, kegiatannya kemarin ada yang datang, dia bikin pameran buku, workshop bikin gelang, kalung, pin, main Uno, seru-seruan aja, main kartu, nanti mau main catur," ujarnya.
Pendemo menegaskan bahwa mereka tidak akan membubarkan tenda hingga tuntutan mereka, yaitu pembatalan UU TNI, dipenuhi.
Mereka juga menjelaskan alasan memilih lokasi aksi di depan Gerbang Pancasila, yang dianggap lebih dekat dengan masyarakat dan memungkinkan interaksi langsung dengan warga yang melintas.
"Kalau di sini kan deket masyarakat, jadi sekalian ada orang lewat kita sapa. Kalau di depan sana (Gerbang Utama DPR) kan lebih sepi," ungkap pendemo tersebut.
Tuntutan utama mereka adalah pembatalan UU TNI yang dianggap mengurangi akuntabilitas dalam proses legislasi dan memperluas peran militer di jabatan sipil.
Mereka menilai bahwa sebelum UU TNI disahkan, penempatan militer di jabatan sipil sudah lebih luas, sehingga keberadaan undang-undang tersebut hanya melegitimasi praktik yang sudah terjadi.
Aksi ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga tuntutan para pendemo dipenuhi oleh pihak yang berwenang.*
(d/a)
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL
BANYUMAS Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan alternatif PurwokertoKemranjen, tepatnya di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemra
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Pertemuan Dewan Keamanan Pe
INTERNASIONAL
TAPANULI TENGAH Jalur lintas SibolgaTarutung, tepatnya di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang s
NASIONAL
LAMONGAN Tragedi memilukan terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Tiga bocah peremp
PERISTIWA
BADUNG Polsek Kuta Selatan meningkatkan patroli malam Minggu untuk mencegah potensi balap liar dan kejahatan jalanan di wilayah Kuta Sel
NASIONAL
GIANYAR Polsek Gianyar melaksanakan pengamanan kegiatan persembahyangan menyambut Hari Raya Imlek Tahun 2577 Kongzili di Pura Sri Sedana
NASIONAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga beberapa komoditas pangan po
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada umat Konghucu atas kontribusi mereka dalam
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Perbaikan Jembatan Aramco di Lingkungan II, Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, resmi tuntas pada Sabtu
NASIONAL