Pasar Panik? Rupiah Tembus Rp17.742! Dolar AS Makin Perkasa
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026. Pelemahan terjadi di ten
EKONOMI
BATU BARA –Harga cabai merah yang terus meroket dalam beberapa Minggu hingga mencapai Rp90.000 per kilogram telah membuat para ibu rumah tangga di Kabupaten Batu Bara, khususnya di Tanjung Tiram, mengeluh. Lonjakan harga ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat kecil yang bergantung pada penghasilan harian.selasa,28/1/2025
Salah satu ibu rumah tangga, Windi (35), tidak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya saat ditemui di pasar tradisional. “Biasanya, saya bisa beli satu kilo cabai merah seharga Rp24.000. Tapi sekarang, dengan harga Rp90.000 per kilo, itu sangat tidak masuk akal bagi kami. Belanja kebutuhan dapur semakin sulit,” ungkap Rina dengan mata berkaca-kaca.
Rina bercerita bahwa cabai merah adalah bahan pokok yang selalu ada di setiap masakan keluarganya. Namun, sejak harga melonjak drastis, ia terpaksa mengurangi pembelian cabai dan mencari alternatif bumbu lain untuk menghemat pengeluaran. “Kami ini bukan orang kaya, bang. Harus pintar-pintar cari cara supaya tetap bisa masak, tapi rasanya tidak seperti biasanya,” tambahnya sambil menghela napas panjang.
Hal serupa juga dirasakan oleh Sari (29), seorang penjual nasi uduk yang kini harus memutar otak agar tetap bisa berjualan. “Cabai itu bahan utama. Kalau harga segini, saya harus menaikkan harga jual, tapi takut pelanggan protes. Saya bingung harus bagaimana,” katanya dengan nada sedih.
Lonjakan harga cabai ini diduga akibat menurunnya pasokan cabai dari petani. Cuaca buruk yang melanda beberapa daerah penghasil cabai disebut-sebut menjadi penyebab utama kelangkaan pasokan, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga di pasar.
Kondisi ini membuat masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil langkah nyata. Warga meminta adanya operasi pasar atau upaya lain yang dapat menstabilkan harga bahan pokok.
“Jangan biarkan kami menderita lebih lama. Harga bahan pokok ini terlalu tinggi. Kami hanya ingin bisa hidup normal tanpa terbebani seperti ini,” pinta windi, seolah mewakili jeritan hati para ibu rumah tangga lainnya.
(MTK-07)
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026. Pelemahan terjadi di ten
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, di tengah meningkatnya kehatihatian pelaku
EKONOMI
JAKARTA Mayoritas harga pangan di tingkat nasional kembali mengalami kenaikan pada Rabu, 20 Mei 2026. Kenaikan tercatat pada sejumlah komo
EKONOMI
JAKARTA Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang terdiri dari jurnalis dan aktivis dilaporkan ditangkap tentara Israel saat mengikuti mi
PERISTIWA
JAKARTA Anggapan bahwa penyedap rasa monosodium glutamat (MSG) atau yang dikenal sebagai micin dapat menyebabkan kebodohan masih banyak di
KESEHATAN
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali melontarkan kritik terhadap pemerintah yang dinilainya tidak menunjukkan kepe
EKONOMI
JAKARTA Sebanyak 14.237 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat dalam rangka peringatan Hari Kebangki
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menilai publik dan pasar saat ini membutuhkan kepastian dari pemerintah, bukan sekada
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, menyambut baik rencana kehadiran Presiden Prab
EKONOMI
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan pengawasan ketat terus dilakukan terhadap pelaksanaan
NASIONAL