Padang Lawas Utara – Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Batang Baruhar Jae, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), berhasil diselesaikan melalui mediasi restorative justice oleh Polsek Padang Bolak, wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).
Peristiwa yang terjadi pada 2 April 2025 lalu, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/89/IV/2025/TAPSEL/TPS BOLAK/SUMUT, diproses dengan pendekatan restorative justice yang menitikberatkan pada penyelesaian konflik secara damai, kekeluargaan, dan humanis.
Mediasi dilakukan pada Jumat, 18 April 2025, bertempat di Aula Restorative JusticePolsek Padang Bolak. Proses berjalan lancar dan penuh kekeluargaan, dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat seperti:
Kepala Desa Batang Baruhar Jae dan Kepala Desa Batang Pane II
Perwakilan BPD dan tokoh masyarakat dari kedua desa
Pihak korban dan terlapor
Dalam proses tersebut, para pihak yang terlibat, yakni korban Rio Andrian, Budi Permana, Kaela Wulan Dari, dan Rina Rahayu, serta pihak terlapor, sepakat berdamai. Mereka saling memaafkan dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
"Kami sangat mengapresiasi upaya Polsek Padang Bolak dalam menyelesaikan kasus ini secara damai. Mediasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah hukum, tetapi juga memperkuat silaturahmi antar warga," ungkap Sekcam Halongonan Timur, Heri Mangaraja Harahap.
Restorative justice ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kapolri SE/8/VII/2018 dan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berbasis Restorative Justice.
Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Maria Marpaung, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mediasi ini.
"Keberhasilan mediasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan berkeadilan," ujarnya.
Tak hanya menyelesaikan kasus, Polsek Padang Bolak juga terus aktif menjaga Kamtibmas melalui patroli rutin, pengamanan selama Operasi Ketupat Toba, serta edukasi hukum ke masyarakat, termasuk upaya pencegahan penggunaan senjata mainan berbahaya oleh anak-anak dan remaja.
Dengan komitmen ini, Polsek Padang Bolak menunjukkan peran Polri yang bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pemersatu dan pembangun harmoni sosial.
Editor
:
Polsek Padang Bolak Berhasil Mediasi Kasus Penganiayaan Lewat Restorative Justice, Bukti Pendekatan Humanis Polri