Ribuan Jemaah Tarekat Syattariyah di Nagan Raya Gelar Salat Ied Lebih Awal
NAGAN RAYA Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sejak Kamis (19
NASIONAL
JAKARTA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa dirinya masih belum menemukan solusi untuk mengatasi rentetan hasil buruk yang dialami oleh timnya. Pernyataan ini dilontarkan Guardiola setelah timnya mengalami kekalahan dramatis 1-2 dari Manchester United pada laga Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (15/12/2024).
Kekalahan tersebut memperpanjang periode buruk Manchester City, yang kini telah meraih hanya satu kemenangan dari 11 laga terakhir di semua kompetisi, dengan delapan kekalahan dalam rentang waktu tujuh pekan terakhir. Guardiola, yang biasanya dikenal dengan ketegasannya dalam menganalisis dan memotivasi tim, mengaku merasa frustasi dengan situasi yang kini tengah dihadapi oleh skuadnya.
“Saya bosnya, saya pelatihnya, saya harus menemukan solusi, tetapi saya belum menemukannya,” kata Guardiola setelah pertandingan yang juga diwarnai dengan comeback dramatis oleh Manchester United. Kekalahan ini membuat Manchester City tertahan di urutan kelima klasemen Liga Inggris, dengan 27 poin dari 16 pertandingan. Mereka tertinggal sembilan poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen, meski tim asuhan Jurgen Klopp itu masih menyimpan satu laga.Guardiola mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama penurunan performa tim adalah banyaknya pemain kunci yang cedera. Beberapa pemain utama yang sempat absen sudah kembali bermain, namun tren negatif tersebut terus berlanjut. Meskipun demikian, Guardiola mengakui bahwa dirinya belum dapat menemukan cara untuk membawa tim keluar dari kondisi buruk ini.”Saya pelatihnya dan saat ini saya tidak cukup bagus, sesederhana itu. Saya harus menemukan cara untuk berbicara dengan mereka, melatih mereka sesuai dengan cara bermain yang kami butuhkan, dan melakukan pressing sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Guardiola juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa berada dalam kondisi terbaiknya saat ini, mengingat timnya bermain jauh di bawah performa terbaik mereka. Dalam pertandingan melawan Manchester United, City tampil kurang mengesankan dan sulit untuk menunjukkan karakter permainan yang selama ini menjadi ciri khas timnya.”Saya tak cukup bagus. Saya sedang tidak baik-baik saja. Inilah kenyataannya,” ujar Guardiola dengan nada jujur dan penuh keprihatinan.Rentetan hasil buruk ini jelas mengecewakan penggemar Manchester City, yang sebelumnya memiliki harapan besar untuk mempertahankan dominasi mereka di Liga Inggris. Guardiola, yang telah membawa City meraih berbagai gelar dalam beberapa tahun terakhir, kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mengembalikan tim ke jalur kemenangan. (JOHANSIRAIT)
NAGAN RAYA Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sejak Kamis (19
NASIONAL
JAKARTA Polemik seputar ahli digital forensik Rismon Sianipar dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo kembali memanas. Kuasa hukum
POLITIK
JAKARTA Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah selama periode libur panjang Idulfitri 1447 H. Langkah
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan menjelang Lebaran 2026. Hari ini, Kamis (19/3/2026), har
EKONOMI
BATU BARA Kepedulian seorang pemuda di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara patut diapresiasi. Husni Tamrin bersama masyarakat setempat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa hubungan industrial yang sehat harus dibangun atas dasar kepedulian antara m
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak agar kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manu
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengumumkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik. Layanan ini disedia
PEMERINTAHAN
JAKARTA TNI Angkatan Laut menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang menjerat anggotanya dalam kasus penyiraman air keras terhada
NASIONAL
JEMBRANA Seorang pemudik ditemukan meninggal dunia di dalam bus yang sedang antre menuju Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (18/3/2026). Korban,
NASIONAL