Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA -Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta agar wacana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berencana mengirim siswa bermasalah ke barak TNI untuk diberikan pendidikan karakter, dikaji lebih mendalam sebelum diterapkan.
Menurut Dasco, meskipun wacana ini baru, perlu ada pertimbangan matang mengingat karakteristik tiap daerah berbeda-beda.
"Saya belum apa namanya secara lengkap membaca statement dari Gubernur Jabar. Tetapi mungkin hal-hal yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat mungkin adalah hal-hal baru," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/4/2025).
Dasco menambahkan bahwa wacana tersebut perlu dipertimbangkan dengan hati-hati karena penerapannya bisa berbeda untuk setiap daerah, mengingat karakteristiknya yang beragam. "Memang perlu dikaji terlebih dahulu secara matang untuk kemudian dilaksanakan.
Ya kalau pemberlakuan itu kan hanya kemudian di daerah Jawa Barat ya, saya juga belum tahu bagaimana respons dari DPRD Jabar," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengemukakan wacana untuk mengirim siswa yang sulit dibina atau terindikasi terlibat dalam pergaulan bebas atau tindakan kriminal ke barak TNI untuk mendapat pendidikan karakter.
Wacana ini sebagai langkah untuk mengatasi meningkatnya kenakalan remaja di wilayah tersebut.
Program pendidikan karakter tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada 2 Mei 2025, di beberapa wilayah di Jawa Barat, dengan fokus pada daerah-daerah yang dianggap rawan. "Tidak harus langsung di 27 kabupaten/kota.
Kita mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu, lalu bertahap," jelas Dedi.
Namun, respons dari masyarakat maupun pihak terkait, termasuk DPRD Jawa Barat, belum terungkap secara jelas. Wacana ini pun masih menuai kritik dan pertanyaan terkait penerapan yang tepat.*
(dc/J006)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN