Pertamina Buka Suara soal Antrean BBM: Bukan karena Stok Langka, Distribusi Sedang Dikebut
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah meningkatkan penyaluran sekaligus memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
EKONOMI
DENPASAR -Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Denpasar Timur (Dentim) bersama aparat Desa Dangin Puri Kelod melakukan kegiatan Penertiban Penduduk Pendatang Non Permanen (Tibduktang) pada Minggu malam, 10 Mei 2025, pukul 20.00 Wita. Kegiatan ini berlangsung di Banjar Taman Yang Batu, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur.
Kegiatan penertiban ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dangin Puri Kelod, Ir. I Made Sada, bersama Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Dentim, Iptu I Nyoman Kuasa, S.Sos. Kegiatan tersebut juga melibatkan gabungan personel dari Polsek Dentim, Babinkamtibmas, Linmas, Pecalang, staf desa, dan para Kepala Dusun.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan agar para pendatang di wilayah Desa Dangin Puri Kelod memiliki identitas yang sah, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), serta surat tanda lapor diri yang tercatat di kantor Desa/Kelurahan.
Dengan memastikan administrasi kependudukan yang tertib, diharapkan dapat meminimalisir potensi kerawanan sosial yang dapat memengaruhi keamanan di lingkungan setempat.
Kegiatan penertiban difokuskan pada rumah kos, kontrakan, dan bedeng proyek yang dihuni oleh para pendatang. Dari 20 warga yang diperiksa, sebanyak 12 orang ditemukan tidak membawa atau tidak memiliki KTP.
Mereka pun diberi imbauan untuk segera melengkapi administrasi kependudukan dalam waktu 1x24 jam di kantor Desa Dangin Puri Kelod.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan penertiban ini bukan hanya untuk menertibkan, tetapi juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para pendatang, mengenai pentingnya memiliki identitas resmi sebagai bentuk tanggung jawab bermasyarakat.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan terpantau, serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari pihak yang tidak terdata.
"Kami ingin mendorong masyarakat, khususnya para pendatang, untuk sadar pentingnya identitas resmi. Ini merupakan langkah awal dalam mencegah gangguan kamtibmas dan memastikan keamanan di wilayah kami," ujar Kompol I Ketut Tomiyasa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih tenang dan aman dengan adanya upaya penertiban administrasi kependudukan yang dilakukan oleh aparat desa dan kepolisian.*
(dc/j006)
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah meningkatkan penyaluran sekaligus memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
EKONOMI
JAKARTA Perubahan situasi keamanan global yang semakin kompleks dinilai membuat konsep lama profesionalisme militer tidak lagi sepenuhny
NASIONAL
MALANG Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyebut Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan
EKONOMI
CARACAS Kisah pilu datang dari Venezuela setelah dua gempa besar mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6/2026). Seorang ibu bernama
INTERNASIONAL
SEMARANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku menerima informasi akan adanya rencana demonstrasi pada 1 Juli 2026. A
NASIONAL
JAKARTA Hasil Survei Nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Pre
NASIONAL
JAKARTA Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, menyatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang
KESEHATAN
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan berbagai stimulus di sektor transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat sela
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menanggapi santai anggapan yang menyebut PAN sebagai Partai
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026. Keput
POLITIK