Konflik Iran Memanas, Pemerintah Segera Evakuasi 15 WNI dari Teheran
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk segera menyiapkan proses eva
NASIONAL
JAKARTA -Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, menegaskan kesiapannya untuk hadir jika memang diminta oleh pihak Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, hingga saat ini, ia mengaku belum menerima surat undangan resmi dari kepolisian.
"Saya ingin menginformasikan bahwa sampai detik ini, saya belum pernah menerima undangan dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan kasus ijazah Pak Jokowi," ujar Abraham Samad dalam sebuah video pernyataan yang diterima, Jumat (16/5/2025).
Ia menyatakan keterbukaannya untuk hadir apabila undangan klarifikasi benar-benar dikirimkan kepadanya.
"Kalau seandainya dapat undangan, saya akan menghadiri undangan," tambahnya.
Abraham menyampaikan keheranannya atas beredarnya kabar yang menyebut namanya dikaitkan dalam kasus tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan apapun dengan dugaan pemalsuan ijazah Jokowi.
"Terus terang saya heran mendengar informasi ini karena saya tidak ada hubungannya dengan kasus ijazah Pak Jokowi," ucapnya tegas.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan bahwa penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum telah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada Abraham Samad.
"Sudah, informasi dari penyelidik, sudah dikirimkan," kata Kombes Ade Ary, Kamis (15/5/2025).
Sebagai informasi, Presiden Jokowi secara resmi telah melaporkan kasus tuduhan pemalsuan ijazah ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2831/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.
"Ini sebetulnya masalah ringan, urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi memang perlu dibawa ke ranah hukum agar semuanya jelas dan gamblang," kata Jokowi.
Lima nama yang disebut dalam laporan Jokowi antara lain Roy Suryo Notodiprojo, Rismon Hasiholan Sianipar, Eggi Sudjana, Tifauzia Tiasumma, dan Kurnia Tri Royani. Meski demikian, status mereka masih sebagai terlapor dan penyelidikan masih berlangsung.
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk segera menyiapkan proses eva
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Seri
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di Provinsi Aceh pada hari ini didominasi awan tebal di hampir seluruh kabupaten dan kota, dengan suhu udara be
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Utara didominasi kondisi berawan dengan suhu udara berkisar antara 18 hin
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta diprakirakan didominasi hujan ringan hingga hujan disertai petir dengan suhu udara berkisar 2429
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga
NASIONAL
YOGYAKARTA Sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga disertai petir, d
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bali didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga disertai petir, dengan suhu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui sinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat pemulihan pascabencana
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan, mendampingi saksi bernama Ronny Teguh saat memberikan keterangan di Polda Metro
HUKUM DAN KRIMINAL