KPK Panggil Bos Rokok HS Muhammad Suryo Terkait Dugaan Suap Bea Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Bea
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA— Kepolisian Republik Indonesia melalui Bareskrim Polri telah memastikan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melakukan pemeriksaan forensik terhadap dokumen pendidikan milik Presiden ke-7 RI tersebut.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Marcus Priyo Gunarto, menilai bahwa hasil penyelidikan Bareskrim ini menjawab dua hal krusial: bahwa Jokowi benar pernah kuliah di Fakultas Kehutanan UGM dan dinyatakan lulus, serta bahwa ijazah yang dimiliki adalah asli.
"Dua hal itu telah disimpulkan dengan pendekatan ilmiah melalui metode forensik. Artinya, tidak ada lagi ruang untuk keraguan," ujar Marcus , Jumat (23/5).
Marcus juga menegaskan, dalam konteks hukum, otoritas resmi negara adalah satu-satunya pihak yang berwenang untuk menyatakan keabsahan dokumen. Oleh karena itu, hasil investigasi Bareskrim harus menjadi rujukan sah bagi publik.
"Jika masih ada yang mempermasalahkan keaslian ijazah tersebut, maka mereka akan berhadapan dengan hukum," imbuhnya.
Bareskrim: Ijazah dari SD hingga UGM Terverifikasi
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, sebelumnya menyatakan bahwa penyidik telah melakukan verifikasi menyeluruh terhadap ijazah Presiden Jokowi — mulai dari SD, SMP, SMA hingga Sarjana di Fakultas Kehutanan UGM.
"Dokumen asli bahkan telah diuji laboratoris dan dibandingkan dengan ijazah tiga rekan seangkatan Presiden Jokowi. Hasilnya identik. Tidak ada unsur pidana," kata Djuhandhani di Bareskrim Polri, Kamis (21/5).
Ia juga menegaskan bahwa Jokowi telah memenuhi seluruh persyaratan akademik, termasuk penulisan skripsi, sebagaimana dibuktikan melalui penelusuran kegiatan akademik di kampus UGM.
Dengan berakhirnya penyelidikan ini, Bareskrim resmi menyatakan tidak ada tindak pidana terkait isu ijazah palsu Presiden Jokowi, dan menghentikan kasus yang sempat dilaporkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).*
(gn/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Bea
HUKUM DAN KRIMINAL
INDRAMAYU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDI
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TENGAH Sebuah video yang menunjukkan seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Datu Beru, Aceh Tengah, sedang berjoget saat melakukan
PERISTIWA
JAKARTA Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik keras pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahma
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Rasa kecewa masyarakat Kabupaten Batu Bara, khususnya di Kecamatan Talawi, kian memuncak akibat lambannya penanganan sampah ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mendalami kasus tudingan ijazah palsu yang melibatkan Presiden RI ke7, Joko Widodo (Jokowi). Terbaru, pi
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Anjas Asmara resmi dilantik sebagai Camat Sabak Timur oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, menggantikan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatatkan kenaikan signifikan pada beb
EKONOMI
JAKARTA Pasangan selebritas Dude Herlino dan Alyssa Soebandono hari ini, Kamis (2/4/2026), dipanggil oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi
ENTERTAINMENT
JAKARTA Indonesia dan Korea Selatan semakin memperkuat kemitraan strategis mereka melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU)
EKONOMI