Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA - Pasangan selebritas Dude Herlino dan Alyssa Soebandono hari ini, Kamis (2/4/2026), dipanggil oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Kasus ini diduga merugikan sekitar 15 ribu korban dengan total kerugian mencapai Rp2,4 triliun.
Brigjen Ade Safri Simanjuntak, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap keduanya dijadwalkan di ruang pemeriksaan Dittipideksus di Gedung Bareskrim Polri pada lantai 5.Baca Juga:
"Dude Herlino dan Alyssa Soebandono akan diperiksa dalam kapasitas mereka sebagai saksi terkait kegiatan promosi PT DSI," kata Ade Safri.
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono sebelumnya dikenal sebagai brand ambassador untuk PT DSI.
Keberadaan mereka dalam peran tersebut menjadi salah satu alasan mengapa keduanya dipanggil untuk memberikan keterangan.
"Mereka pernah terlibat dalam promosi bisnis PT DSI saat kegiatan perusahaan tersebut berjalan. Berdasarkan hasil penyidikan, mereka adalah bagian dari kegiatan pemasaran dan promosi," jelas Brigjen Ade Safri.
Sebagai informasi, Bareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu Direktur Utama PT DSI Taufiq Aljufri, mantan Direktur PT DSI Mery Yuniarni, Komisaris PT DSI Arie Rizal Lesmana, serta eks Direktur PT DSI periode 2018-2024 sekaligus Founder PT DSI.
Keempat tersangka tersebut diduga melakukan aksi penipuan dengan membuat proyek-proyek fiktif, yang mengatasnamakan data penerima investasi (borrower) yang sudah ada dan mengklaim memiliki proyek baru.
Akibat penipuan ini, 15 ribu korban dilaporkan mengalami kerugian total sebesar Rp2,4 triliun dalam rentang waktu 2018 hingga 2025.
Pihak kepolisian juga telah memblokir 63 rekening yang terkait dengan PT DSI dan afiliasinya serta menyita uang sebesar Rp4 miliar dari 41 rekening perbankan yang terindikasi digunakan dalam penipuan ini.
Selain itu, sejumlah kendaraan bermotor yang diduga diperoleh dengan hasil penipuan juga telah disita oleh pihak berwajib.
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA