BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Forum Purnawirawan TNI Desak Pemakzulan Gibran, Ketua MPR Muzani: Saya Belum Baca Suratnya!

- Jumat, 06 Juni 2025 10:42 WIB
Forum Purnawirawan TNI Desak Pemakzulan Gibran, Ketua MPR Muzani: Saya Belum Baca Suratnya!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Ketua MPR RI Ahmad Muzani memberikan tanggapan atas kabar adanya surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang ditujukan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengenai usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Saat dimintai komentar usai Salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jumat (6/6/2025), Muzani mengaku belum mengetahui secara pasti isi surat tersebut karena belum masuk kantor selama beberapa hari terakhir menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H.

"Saya belum masuk kantor sudah beberapa hari ini karena mau Lebaran (Idul Adha) ini," ujar Ahmad Muzani singkat.

Surat dari Forum Purnawirawan TNI itu kembali menjadi perhatian publik karena memuat sejumlah kritik dan dugaan serius terhadap Wapres Gibran, termasuk dugaan keterlibatan dalam akun media sosial kontroversial bernama "fufufafa".

Akun tersebut menuai sorotan karena berisi unggahan yang dinilai mengandung penghinaan terhadap tokoh publik, serta muatan seksual dan rasis, yang diduga memiliki keterkaitan dengan Gibran.

"Dari kasus tersebut, tersirat moral dan etika Sdr. Gibran sangat tidak pantas dan tidak patut untuk menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia," tulis Forum tersebut dalam surat yang beredar.

Tak hanya soal etika, Forum Purnawirawan juga mengangkat kembali dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang disebut melibatkan Gibran dan adiknya, Kaesang Pangarep.

Isu ini sebelumnya pernah dilaporkan oleh akademisi Ubedilah Badrun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2022, meski hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam proses hukumnya yang dipublikasikan secara resmi.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari MPR RI terkait tindak lanjut terhadap surat tersebut, maupun dari pihak Istana atau Gibran sendiri.

Ahmad Muzani menegaskan bahwa dirinya baru akan mendalami isi surat tersebut setelah kembali bertugas pasca libur Idul Adha.*

(oz/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru