Lima Hari Setelah Penyiraman, Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Belum Diketahui
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKAN BARU – Puluhan warga yang mengaku sebagai petani anggota Koperasi Produsen Petani Sawit Sukses Makmur (Koppsa-M) dari Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pengadilan Tinggi Riau, Kamis (12/6/2025). Mereka menolak putusan Pengadilan Negeri Bangkinang yang memutuskan koperasi harus membayar utang sebesar Rp140 miliar karena dinyatakan wanprestasi.
Dalam putusan yang dibacakan secara daring pada 28 Mei 2025, Koppsa-M dianggap ingkar janji terhadap Perjanjian Kerjasama Nomor 07 tanggal 15 April 2013 dengan PTPN IV Regional III. Hakim juga memerintahkan koperasi menjaminkan kebun bersertifikat hak milik untuk pelunasan utang tersebut.
Humas Koppsa-M, Alex Candra, menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut. "Putusan itu tidak sesuai fakta. Seharusnya kami, sebagai anggota koperasi, yang menggugat wanprestasi karena sudah memberi amanah kepada mereka (PTPN)," jelas Alex usai pertemuan dengan pihak Pengadilan Tinggi Riau.
Sementara itu, Kepala Desa Pangkalan Baru, Yusri Erwin, mendukung keputusan majelis hakim. Ia menilai putusan tersebut sebagai harapan untuk memperbaiki kepengurusan Koppsa-M dan kemitraannya dengan PTPN IV Regional III. Menurut Yusri, konflik berkepanjangan selama ini telah memecah belah masyarakat desa dan mengganggu keharmonisan.
"Transparansi dalam pengelolaan koperasi harus diutamakan, terutama setelah ketua sebelumnya dihukum penjara," tegas Yusri. Ia menuding wanprestasi akibat pengurus yang enggan membayar cicilan kepada PTPN.
Putusan ini didasarkan pada fakta persidangan yang mengungkap adanya konflik internal koperasi, penguasaan lahan ilegal, dan kerja sama tidak sah dengan pihak ketiga yang merugikan Koppsa-M.
Demonstrasi petani Koppsa-M ini menunjukkan ketegangan yang masih berlangsung terkait masa depan koperasi dan hak-hak petani sawit di Desa Pangkalan Baru.*
(km/j006)
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBER Sebuah ledakan mengejutkan terjadi di Masjid Raya Pesona, kompleks Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember,
PERISTIWA
JAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan penyelesaian restrukturisasi utang proyek Kere
EKONOMI
JAKARTA Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini dalam kondisi stabil dan tidak mengancam jiwa setelah disiram air keras, kata RSUP
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus eks Menteri Agama Yaqut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah efisiensi anggaran sebagai respons terhadap konflik Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kelompok masyarakat Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) mengklaim telah memenangkan empat kali persidangan sengketa informasi terkai
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berhatihati menerima hampers atau had
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) s
PEMERINTAHAN
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menghadiri perayaan Milad ke62 Ikatan Mahasiswa Muhammadi
PEMERINTAHAN