Cara Klaim Saldo DANA Kaget hingga Rp212 Ribu, Cek Syaratnya
JAKARTA Fitur berbagi saldo digital DANA Kaget kembali ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah pengguna mengklaim bisa memperoleh sa
EKONOMI
JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Pancasila (PP), Arif Rahman, merespons larangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang menggunakan seragam mirip milik TNI dan Polri.
Menurutnya, jika Pemuda Pancasila dianggap meresahkan, pemerintah seharusnya mengambil langkah pembinaan, bukan pembubaran atau pelarangan sepihak.
"Kalau memang dianggap meresahkan, tinggal bagaimana juga pembinaan pemerintah terhadap kami. Kita ini kan memang dilindungi oleh undang-undang, hak berserikat dan berkumpul," ujar Arif, Kamis (19/6/2025).
Arif menegaskan bahwa Pemuda Pancasila adalah ormas yang memiliki akar historis dan struktur organisasi yang mapan hingga ke tingkat ranting.
Ia juga menyayangkan pemerintah yang dinilai terlalu longgar dalam memberikan izin pendirian ormas, sehingga muncul banyak organisasi yang tidak jelas struktur maupun kontribusinya.
"Pemerintah jangan asal beri izin mendirikan ormas. Harus ada kesekretariatan dari tingkat provinsi sampai kelurahan. Jadi ada syaratnya. Harus dievaluasi juga, apa yang sudah mereka lakukan," kata Arif.
Lebih lanjut, Arif meminta agar jangan semua ormas disamaratakan.
Ia menilai tak semua ormas bermasalah, dan Pemuda Pancasila punya catatan kontribusi yang panjang dalam sejarah kebangsaan, terutama karena berafiliasi dengan kelompok-kelompok seperti FKPPI dan Pemuda Panca Marga.
"Jadi kalau kita, Pemuda Pancasila, itu kan merasa kita ormas yang memang punya historis. Dulu kita bagian dari keluarga besar ABRI, karena punya latar belakang dari situ," ungkapnya.
Terkait larangan seragam mirip aparat, Arif juga mempertanyakan logika pelarangan tersebut.
"Mana ada tentara oranye?" katanya, mengacu pada warna khas seragam Pemuda Pancasila yang mencolok.
Polemik seputar atribut ormas mencuat usai pemerintah memperingatkan agar tidak ada organisasi yang meniru struktur, simbol, hingga seragam aparat keamanan.
JAKARTA Fitur berbagi saldo digital DANA Kaget kembali ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah pengguna mengklaim bisa memperoleh sa
EKONOMI
TEHERAN, IRAN Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikonfirmasi tewas setelah serangan udara besar yang dilancarkan Amerika
INTERNASIONAL
MEDAN Kodim 0208/Asahan merampungkan perbaikan jembatan perintis di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Infrastruktur sepanjang 67 mete
NASIONAL
JAKARTA Harga emas dunia kembali melonjak signifikan menyusul eskalasi ketegangan di Timur Tengah.Serangan Amerika Serikat dan Israel ter
EKONOMI
TANJUNG BALAI Penasehat hukum Ronald M. Siahaan, S.H., M.H., mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan laporan kliennya
HUKUM DAN KRIMINAL
GIANYAR Ribuan warga Gianyar ambil bagian dalam kegiatan karya bakti besarbesaran yang digelar di Pantai Lembeng, Desa Ketewel, Kecamat
NASIONAL
DENPASAR, BALI Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polsek Denpasar Utara memperketat pengama
NASIONAL
BADUNG, BALI Eskalasi konflik di Timur Tengah yang menutup wilayah udara beberapa negara, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) menyiagakan tim darurat untuk menindaklanjuti kondisi puluhan ribu jema
INTERNASIONAL
NEW YORK Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang Iran. Mamdani meni
INTERNASIONAL