Lebih lanjut, Putra menyampaikan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polda Sulbar menunjukkan tren yang terus meningkat.
Hal ini, menurutnya, tak lepas dari program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pemberantasan narkoba dan premanisme, program ketahanan pangan, bakti religi di rumah-rumah ibadah, hingga bakti kesehatan dan pelayanan publik gratis.
"Bapak Kapolda dan jajarannya benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan. Ini selaras dengan arahan Kapolri dan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Putra.
Sebagai alumni Indef School of Political Economy Jakarta, Putra juga menyoroti komitmen Polda Sulbar dalam memberantas kejahatan terorganisir seperti perjudian online dan premanisme, yang meresahkan warga.
"Kapolda Sulbar telah menunjukkan gaya kepemimpinan yang visioner, responsif, humanis, dan patriotik. Ini pendekatan yang melampaui tugas konvensional penegakan hukum," tegasnya.
Menurutnya, tagline "Polri untuk Masyarakat" yang diusung Polri pada momen HUT Bhayangkara ke-79 benar-benar terasa implementasinya di lapangan.
Masyarakat mulai merasakan kehadiran institusi kepolisian tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.
"Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Kami sangat mengapresiasi kerja nyata Polri, khususnya Polda Sulbar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Adang Ginanjar. Ini bukti bahwa Polri hadir dan berpihak kepada rakyat," pungkasnya.*