Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
MEDAN – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses hukum terkait dugaan penyalahgunaan dana yang mengatasnamakan institusi tersebut di wilayah Aek Nabara, Sumatera Utara.
Langkah ini menyusul penangkapan Andi Hakim Febriansyah, mantan pejabat BNI Rantau Parapat Unit Aek Nabara, oleh Polda Sumut berdasarkan laporan internal BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa perseroan tidak mentolerir segala bentuk penyalahgunaan kewenangan yang merugikan nasabah maupun masyarakat.Baca Juga:
"Kasus ini kami laporkan secara proaktif kepada aparat penegak hukum, dan kami mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan hingga penangkapan pihak yang diduga terlibat. Kami berkomitmen mendukung penuh proses hukum hingga tuntas," ujar Okki dalam pernyataan tertulis, Rabu (1/4).
BNI menegaskan, dugaan pelanggaran ini merupakan tindakan individu di luar mekanisme perbankan resmi dan tidak terkait dengan produk maupun sistem core banking BNI.
Perseroan juga menekankan tidak terdapat pencatatan transaksi yang relevan dalam sistem resmi.
Sebagai bentuk itikad baik, BNI melakukan komunikasi intensif dengan pihak terkait dan terus mendorong proses hukum berjalan objektif, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi reputasi dan kepercayaan publik.
"Perkembangan ini menjadi momentum penting untuk memastikan proses hukum berjalan objektif dan memberikan kepastian hukum. Kami juga terus mengedepankan pendekatan konstruktif dalam penyelesaian, sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat," tambah Okki.
Ke depan, BNI menegaskan akan memperkuat pengawasan internal, meningkatkan kontrol operasional, serta memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Perseroan juga mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penawaran yang mengatasnamakan institusi keuangan dan memastikan seluruh transaksi melalui kanal resmi yang dapat diverifikasi.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL