Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
MEDAN— Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut), M Basir Hasibuan, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ancaman serius yang dihadapi generasi muda Sumatera Utara akibat tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Dalam seminar peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang digelar di Universitas HKBP Nommensen, Medan, Kamis (26/6/2025), Basir menegaskan bahwa Sumut saat ini masih menempati posisi tertinggi sebagai provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak di Indonesia.
"Sumut saat ini masih menduduki peringkat pertama sebagai provinsi dengan jumlah pengguna narkoba terbanyak di Indonesia," tegas Basir.
Mengacu pada data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas Bareskrim) Polri, tercatat sebanyak 821 pelajar dan mahasiswa di Sumut telah terlibat kasus penyalahgunaan narkoba hanya dalam enam bulan pertama tahun 2025.
Menurut Basir, kondisi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat Indonesia sedang memasuki bonus demografi dengan sekitar 83 juta jiwa penduduk usia produktif (14–30 tahun) atau sekitar 37% dari total populasi.
"Generasi ini adalah masa depan bangsa. Jika mereka rusak oleh narkoba, maka kita benar-benar menghadapi potensi lost generation," ujar Basir prihatin.
Basir juga menyoroti tantangan lain yang memperburuk situasi, seperti berkembangnya budaya hedonisme, individualisme, serta minimnya keterlibatan generasi muda dalam organisasi.
"Anak muda sekarang banyak yang lebih nyaman hidup di dunia digitalnya. Organisasi mulai ditinggalkan, padahal karakter dan kepemimpinan justru lahir dari sana," jelasnya.
Ia juga menyinggung meningkatnya kasus anarkisme, kekerasan, judi online, hingga geng motor yang mulai menyasar pelajar dan mahasiswa.
Sebagai langkah strategis, Basir menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata dan berkualitas, peningkatan kapasitas guru, serta pengembangan kompetensi berbasis karakter, literasi digital, dan antinarkoba.
"Kami sudah berulang kali merevisi kurikulum dan memasukkan materi anti-narkoba, tapi implementasi di lapangan masih lemah. Kuncinya adalah turun langsung ke sekolah-sekolah," ujarnya.
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN