BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Pesan Tegas Prabowo untuk Kabinet: “Yang Tak Bisa Cepat, Kita Tinggalkan di Pinggir Jalan”

Adelia Syafitri - Minggu, 29 Juni 2025 18:35 WIB
Pesan Tegas Prabowo untuk Kabinet: “Yang Tak Bisa Cepat, Kita Tinggalkan di Pinggir Jalan”
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat meresmikan dua pabrik baterai strategis di Karawang, Jawa Barat, dan Halmahera Selatan, Maluku Utara, dalam acara yang disiarkan secara virtual, Minggu (29/6/2025). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARAWANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih atas kinerja cepat dalam merealisasikan program-program prioritas pemerintah.

Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) industri baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

"Saya terima kasih tim saya, kabinet saya, semuanya kerja dengan baik, kerja dengan cepat," ujar Prabowo di hadapan jajaran menteri dan tokoh industri yang hadir.

Namun, Prabowo juga menegaskan bahwa kecepatan dan keseriusan dalam bekerja menjadi syarat utama dalam pemerintahan yang ia pimpin.

Ia tak segan menyatakan bahwa pejabat yang tidak bisa mengikuti ritme kerja cepat akan ditinggalkan.

"Yang tidak bisa ikut cepat, kita tinggalkan di pinggir jalan saja," tegas Prabowo, disambut tepuk tangan peserta acara.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menyinggung pentingnya hilirisasi industri nasional, khususnya di sektor energi dan mineral.

Ia menyatakan bahwa gagasan hilirisasi bukan hal baru, namun telah menjadi cita-cita para pemimpin bangsa sejak era Presiden Soekarno.

Menurut Prabowo, Presiden Joko Widodo adalah sosok yang berhasil mewujudkan hilirisasi secara konkret dan masif, khususnya dalam satu dekade terakhir.

"Cita-cita hilirisasi sudah sangat lama, dari Bung Karno sampai Presiden kita yang ketujuh, Pak Joko Widodo, yang lebih menekankan pentingnya hilirisasi dan memulainya secara nyata di era abad ke-21 ini," jelasnya.

Prabowo juga menjawab pertanyaan publik mengapa ia kerap memuji Jokowi. Ia menegaskan bahwa sikap tersebut adalah bentuk penghormatan terhadap para pendahulu bangsa.

"Saya selalu mengungkapkan ini karena saya ingin mengajak seluruh bangsa kita ini untuk selalu menghormati pendahulu. Hanya dengan mengerti sejarah bangsa yang panjang, kita bisa membangun masa depan dengan benar," ujar mantan Menhan tersebut.

Acara groundbreaking proyek industri baterai kendaraan listrik ini dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat penting, antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait.

Selain itu, tampak hadir pula Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, CIO Danantara Pandu Sjahrir, dan COO Danantara Dony Oskaria.

Proyek ini digadang menjadi salah satu bagian dari ekosistem hilirisasi strategis yang akan mengubah wajah industri kendaraan listrik nasional.

Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan industri strategis seperti ini membutuhkan kesatuan visi, kecepatan kerja, dan semangat kolaborasi lintas sektor.

"Kita sedang mengejar waktu. Dunia tidak menunggu. Kita harus kerja cepat, kerja tuntas," pungkasnya.

(oz/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru