Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, seluruh proses pembelian dan penggunaan teknologi harus terbuka dan terukur.
"Kalau ingin sesuai semangat Presisi, maka seluruh proses ini harus transparan. Jangan sampai publik melihatnya sebagai pemborosan," ucap Bambang.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa robot-robot tersebut masih dalam tahap uji coba.
Tujuannya adalah sebagai bentuk kesiapan Polri dalam menghadapi perkembangan teknologi global.
"Di negara-negara maju, kepolisian sudah mulai menggunakan bantuan robot. Kita harus mulai bersiap agar tidak tertinggal," jelasnya dalam keterangan pers.
Robot humanoid yang ditampilkan memiliki berbagai fitur canggih, seperti:
- 4 lidar untuk pemetaan dan pengawasan,
- Kamera pengawas,
- Kemampuan membawa beban hingga 85 kg,
- Kecepatan gerak 7 meter per detik,
- Baterai lithium dengan daya tahan hingga 4 jam nonstop.
Perusahaan lokal PT EZRA ROBOTICS Teknologi bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk pengembangan software dan kecerdasan buatan (AI) robot tersebut.
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.