BREAKING NEWS
Sabtu, 04 April 2026

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia 12–18 Juli 2025

- Sabtu, 12 Juli 2025 13:28 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia 12–18 Juli 2025
ilustrasi cuaca ekstream (foto: monitor)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda berbagai wilayah Indonesia selama periode 12 hingga 18 Juli 2025. Peringatan ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Sabtu (12/7/2025).

"Hujan lebat berisiko terjadi di berbagai wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, dengan status siaga yang telah dikeluarkan," ujar Dwikorita.

Selain hujan lebat, BMKG juga mencatat angin kencang berpotensi melanda wilayah barat hingga timur Indonesia, seperti Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku.

Peringatan Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan

Kecepatan angin lebih dari 25 knot diprediksi akan memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan, termasuk:

Perairan Utara Aceh

Laut Natuna Utara

Laut Jawa bagian timur

Laut Flores

Laut Arafuru

Laut Seram

Samudra Pasifik utara Maluku Utara

Samudra Hindia selatan Jawa dan NTT

Dinamika Atmosfer Belum Stabil

Meskipun kalender menunjukkan pertengahan musim kemarau, Dwikorita menjelaskan bahwa faktor atmosfer global dan regional seperti gelombang Rossby dan Kelvin, zona konvergensi, serta potensi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia dan Pasifik masih mendorong pembentukan awan konvektif pemicu hujan lebat.

"Kondisi ini telah menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah," jelasnya.

Pada 9 Juli, hujan lebih dari 50 mm tercatat di Nabire dan Kalimantan Barat, sementara pada 8 Juli, hujan sangat lebat juga tercatat di Papua Barat, Sumatra Utara, dan Maluku.

BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak lengah meski secara kalender berada di musim kemarau. Potensi bahaya seperti petir, angin kencang, dan gelombang tinggi tetap mengintai.

"Masyarakat diminta menjauhi area terbuka saat petir, hindari pohon tua atau bangunan lapuk saat angin kencang, dan tetap jaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu," pungkas Dwikorita.

Pemerintah daerah diimbau untuk memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana guna mengurangi risiko kerugian akibat cuaca ekstrem.*

(kp/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru