
Kodim 1603/Sikka Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga Beras di Sikka
SIKKA Kodim 1603/Sikka, melalui jajaran Koramil, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga
EkonomiBANDA ACEH — Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 Tahun Anggaran 2025, dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu (12/7/2025).
Kegiatan ini menjadi tonggak akhir dari proses pembinaan intensif selama lebih dari tiga bulan yang diikuti 30.018 peserta dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk 1.195 peserta yang mengikuti pendidikan di Rindam Iskandar Muda.
Dalam amanatnya yang membacakan pesan dari Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Pangdam IM menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi peserta maupun para pelatih yang telah menyukseskan program ini.
Baca Juga:
"Keikutsertaan kalian bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan pengabdian bagi bangsa. Kalian adalah bagian dari Komponen Cadangan yang memperkuat sistem pertahanan negara, sekaligus simbol kesiapan generasi muda menghadapi tantangan zaman," tegasnya.
Program SPPI terdiri atas dua tahap utama, yakni Pendidikan Dasar Militer (14 April – 11 Juni 2025) dan Pelatihan Manajerial (12 Juni – 12 Juli 2025).
Baca Juga:
Selain pelatihan fisik dan mental, peserta juga dibekali wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga keterampilan manajerial untuk mempersiapkan mereka sebagai penggerak pembangunan yang tangguh.
Dalam arahannya, Mayjen Niko Fahrizal menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat, kedisiplinan, dan jiwa patriotik para peserta.
Ia menekankan bahwa apa yang mereka pelajari selama pendidikan ini merupakan bekal penting untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.
"Teruslah berjuang dengan rendah hati dan semangat yang tidak pernah padam. Jadilah pribadi yang memberi makna di tengah masyarakat dan bangsa," ujarnya.
Tak hanya menjadi ajang pelatihan, program SPPI juga diharapkan melahirkan agen perubahan dan penggerak pembangunan yang siap mengabdi di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Salah satu peserta, Muhammad Alfatah asal Kabupaten Bireuen, mengaku bangga menjadi bagian dari SPPI Batch-3.
"Kami tidak hanya dilatih fisik, tetapi juga ditempa mental dan nilai-nilai kehidupan. Ini pengalaman yang mengubah cara pandang kami terhadap pengabdian dan kebangsaan," tutur Alfatah.
SIKKA Kodim 1603/Sikka, melalui jajaran Koramil, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga
EkonomiPADANG SIDIMPUAN Ratusan jamaah Sholat Dzuhur bersama, termasuk komunitas ojek online (ojol) di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, mengg
NasionalMEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, resmi menunda sementara kegiatan Car Free Night (CFN) yang dijadwalkan pada Sabtu
PariwisataSIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyalurkan lebih dari 69 ton beras premium kepada masyarakat yang tersebar di 32 keca
EkonomiTANGERANG Stand Kabupaten Simalungun mencuri perhatian pengunjung di ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar di Indonesia Conven
EkonomiJAKARTA Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengingatkan bahwa aksi demonstrasi yang memanas da
EkonomiBOGOR Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal desakan agar dirinya mundur dari jabatannya, pasca insiden tewasnya pengemu
NasionalKARANGSAEM Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, kembali menekankan pentin
PemerintahanTAPSEL Masyarakat Kecamatan Sayurmatinggi, Tapanuli Selatan, tengah dihebohkan dengan insiden pelemparan mobil ambulance milik Puskesmas S
PeristiwaDENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa Bali tidak akan mentoleransi perilaku warga negara asing (WNA) yang melanggar atura
Pemerintahan