Pertandingan akan dibagi dalam tiga cabang utama, yaitu:
- Tembak Reaksi (IPSC): Untuk peserta bersertifikasi maupun non-sertifikasi IPSC, dari berbagai divisi.
- Tembak Shoot Off: Menampilkan laga cepat antar individu dari perwira tinggi, menengah, pertama, hingga Bintara, Tamtama, dan Polwan.
- Tembak Presisi 25 Meter: Dipertandingkan secara individu dan beregu, memadukan akurasi dan konsistensi.
Panitia telah menyiapkan 330 medali, 108 piala, dan 423 sertifikat penghargaan untuk para pemenang dari berbagai kelas dan kategori.
Kapolri Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah seleksi bagi atlet menembak potensial dari kalangan umum dan institusi untuk dapat berkontribusi di kancah nasional hingga internasional.
"Ajang ini tak hanya memperkuat kemampuan personel Polri, tapi juga mendukung pembinaan prestasi olahraga menembak nasional," pungkas Brigjen Nanang.
Dengan skala peserta yang luas dan format pertandingan yang profesional, Kapolri Cup 2025 diharapkan dapat memperkokoh sinergi lintas institusi dan mempercepat lahirnya atlet-atlet baru yang bisa mengharumkan nama bangsa di dunia olahraga menembak.*