Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/8/2025).
Sidang ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi pemerintahan Kabinet Merah Putih di awal masa jabatannya.
Pantauan di lapangan, para menteri dan kepala lembaga mulai berdatangan sejak pukul 13.10 WIB. Suasana tampak tertib dan penuh antusiasme, mencerminkan keseriusan dalam mengawal arah kebijakan strategis nasional.
Sejumlah tokoh penting dalam Kabinet Merah Putih tampak hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya:
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (hadir pertama)
Kepala BPJH Haikal Hasan
Menteri Desa Yandri Susanto
Menteri Sosial Saifullah Yusuf
Menteri PAN-RB Rini Widyantini
Wamenkeu Suahasil Nazara
Menkeu Sri Mulyani
Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar
Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono
Menparekraf Teuku Riefky Harsya
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko
Menko Pangan Zulkifli Hasan
Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Perdagangan Budi Santoso
Menteri Koperasi Budi Arie
Mendikti Saintek Brian Yuliarto
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
Kepala BGN Dadan Hindyana
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana
Hingga berita ini ditulis, agenda sidang masih berlangsung tertutup. Namun Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sempat menyampaikan bahwa sidang ini merupakan rapat kabinet paripurna dengan pembahasan agenda strategis pemerintahan.
"Kita diundang untuk rapat kabinet paripurna. Agendanya di dalam," ucap Supratman singkat kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan.
Sidang ini diyakini akan membahas langkah percepatan pembangunan, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta sinergi antarkementerian dalam menyukseskan program prioritas nasional.
Konsolidasi Awal Pemerintahan Prabowo
Sidang ini menjadi salah satu bentuk konsolidasi awal pemerintahan Prabowo-Gibran, untuk memastikan bahwa seluruh elemen kabinet bekerja dalam satu visi besar membangun Indonesia yang kuat, adil, dan sejahtera.
Publik menantikan hasil sidang ini yang diharapkan membawa arah kebijakan strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.*
(j006)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.