Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Ketum Bhayangkari Kucurkan 6.000 Sembako Hingga Bantuan Stunting
KUALASIMPANG Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo menyerahkan 6.000 paket sembako kepada masyarakat di Aceh dalam rangka mempe
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka menyampaikan keprihatinannya terhadap masih masifnya praktik korupsi di berbagai lini pemerintahan.
Dalam Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jumat (15/8/2025), Presiden menegaskan bahwa korupsi adalah tantangan besar yang tidak bisa diabaikan.
"Kita paham bahwa korupsi adalah masalah besar di bangsa kita. Perilaku korupsi ada di setiap eselon birokrasi kita, di institusi, BUMN, bahkan BUMD. Ini bukan fakta yang harus kita tutupi," ujar Presiden Prabowo dengan tegas.
Presiden menyampaikan bahwa pengawasan dan transparansi adalah fondasi penting dalam menjalankan kekuasaan di negara modern.
Ia menekankan pentingnya sistem yang menjaga agar kekuasaan tidak berjalan tanpa kontrol.
"Kita mengerti bahwa dalam suatu negara modern perlu ada pengawasan, perlu ada transparansi. Sejarah menunjukkan bahwa kekuasaan yang tidak diawasi akan menjadi korup. Kekuasaan yang absolut akan menjadi korup secara absolut," jelasnya.
Setelah hampir sepuluh bulan memimpin, Presiden Prabowo mengaku telah melihat langsung sejauh mana tantangan pemberantasan korupsi di dalam pemerintahan.
"Setelah saya memimpin selama 299 hari, saya semakin mengetahui besarnya tantangan dan penyelewengan yang terjadi. Hal ini tidak baik, namun harus saya laporkan kepada para wakil rakyat agar kita bisa bersama-sama mencari solusi," ucapnya.
Presiden menegaskan bahwa penyelesaian masalah korupsi tidak bisa hanya dilakukan dengan menutupi kenyataan, melainkan dengan menghadapinya secara tegas dan menyeluruh.
"Kita tidak akan menyembunyikan fakta ini. Justru, dengan menyadarinya secara terbuka, kita bisa menyiapkan langkah-langkah nyata untuk memberantasnya. Ini demi masa depan bangsa dan demi kepercayaan rakyat," tutur Presiden Prabowo.
Pemerintah, menurut Presiden, tetap berkomitmen untuk membangun sistem pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Penegakan hukum dan reformasi birokrasi disebut sebagai bagian penting dari upaya tersebut.*
KUALASIMPANG Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo menyerahkan 6.000 paket sembako kepada masyarakat di Aceh dalam rangka mempe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan terhadap atlet penyandang disabilitas intelektual yang akan membawa nam
OLAHRAGA
BOGOR Ombudsman RI menemukan sejumlah fasilitas yang disebut menyerupai hunian apartemen di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung inovasi digitalisasi pengawasan internal yang digagas Inspektur Kota Medan sekali
PEMERINTAHAN
MEDAN Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara menyoroti tingginya biaya logistik di wilayah tersebut yang disebut mencapai sekita
EKONOMI
BELAWAN Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengungkap tiga kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukumnya. Da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polisi menangkap dua dari enam pelaku yang diduga mencuri lima unit outdoor AC di Rumah Sakit Wahyu, Jalan Padang, Medan Tembung. Da
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Seorang pedagang pakaian bekas atau monza di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mengaku dipukul oleh oknum aparat berinisial
HUKUM DAN KRIMINAL