IHSG Melonjak 4,90 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp9.583 Triliun
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,90 persen sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1923 Oktober 202
EKONOMI
PALAS - Sebuah video asusila berdurasi 2 menit 58 detik yang diduga melibatkan oknum Kepala Desa (Kades) berinisial ES di Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padanglawas (Palas), menghebohkan publik.
Video yang tersebar luas di grup WhatsApp warga itu menampilkan sosok perempuan yang diduga kuat merupakan Kades setempat tengah melakukan video call dengan seorang pria dalam situasi yang tidak pantas.
Warga Kecamatan Hutaraja Tinggi mengaku resah atas beredarnya video tersebut. Mereka mendesak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera bertindak guna menjaga ketertiban dan nama baik daerah yang dikenal sebagai "Tano Adat di Gom-gom Ibadat" itu.
"Kalau ini benar, ya sangat memalukan. Apalagi kalau yang di video itu memang Kades. Rusak citra desa dan daerah kami, bang," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Namun hingga kini, tidak terlihat adanya tindakan tegas dari pihak Pemerintah Kabupaten Palas maupun dinas terkait. Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muliadi Hasibuan, S.Pd, serta Camat Hutaraja Tinggi Rizwan Daulay, belum memberikan tanggapan apa pun ketika dikonfirmasi oleh awak media pada Sabtu (16/8/2025). Pesan dan panggilan yang dikirimkan pun tidak direspons.
Sikap bungkam dari dua pejabat penting ini semakin membuat publik bertanya-tanya soal keseriusan pemerintah dalam menjaga etika dan kehormatan aparatur desa.
Sementara itu, pihak yang diduga sebagai pemeran dalam video, yakni oknum Kades berinisial ES, juga belum memberikan klarifikasi atau tanggapan hingga berita ini diturunkan. Konfirmasi yang diajukan oleh wartawan juga belum direspons.
Warga menuntut transparansi serta langkah tegas dari pihak berwenang, termasuk kemungkinan pemecatan terhadap oknum Kades jika terbukti bersalah.
"Kami butuh tindakan, bukan pembiaran. Kalau benar itu Kades, harus segera dicopot. Ini bukan hanya aib pribadi, tapi mencoreng nama daerah dan mencederai kepercayaan masyarakat," tegas warga lainnya.
Isu ini kini menjadi buah bibir di berbagai kalangan di Kabupaten Palas. Desakan agar Pemkab Palas, Dinas PMD, dan aparat hukum mengambil langkah cepat dan tegas kian menguat.*
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,90 persen sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1923 Oktober 202
EKONOMI
MEDAN Malam Minggu menjadi waktu favorit bagi banyak anak muda untuk berkumpul bersama teman, pasangan, atau keluarga. Selain menikmati
PARIWISATA
MEDAN Polda Sumatera Utara menegaskan anggota DPRD Sumut, Dhody Thahir, masih berstatus tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen.
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Dinas Pendidikan Sumatera Utara menyiapkan tes khusus untuk penerimaan siswa SMA ne
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menganggarkan Rp 1,7 miliar untuk membangun gapura di perbatasan wilayahnya dengan Kota B
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga memastikan pengakuan ij
PENDIDIKAN
MEDAN Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menegaskan bahwa kritik mahasiswa terhadap pemerintah harus disamp
NASIONAL
MEDAN Kalian pernah enggak melihat perempuan Batak membawa wadah anyaman berisi beras di atas kepala saat menghadiri pesta adat? Benda t
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Penghasilan yang tidak menentu tak menyurutkan perjuangan Zulkifli Nasution untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendid
PEMERINTAHAN
MEDAN Tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang
EKONOMI