Nama Gus Irawan semakin disorot setelah pengakuan tersangka Satori (Fraksi Nasdem) dan Heri Gunawan (Fraksi Gerindra) yang menyebut hampir semua anggota Komisi XI menerima dana CSR.
"KPK harus berani membongkar jaringan tanpa tebang pilih. Jangan sampai ini jadi contoh buruk bagi Sumatera Utara, yang sering disebut rawan politik uang," ujar Bang Regar, pemerhati kebijakan publik Tabagsel.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebelumnya juga telah menyerahkan laporan analisis ke KPK, diperkuat oleh laporan masyarakat.
Kesimpulan dan Pertanyaan Publik
Dengan semakin menguatnya bukti dan pernyataan para tersangka, pertanyaan besar kini menggantung: