Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan pesan penting kepada para pejabat negara, wakil rakyat, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sikap serta menahan diri dalam menyikapi situasi sosial dan politik yang tengah memanas.
JK menekankan perlunya kesadaran kolektif, khususnya dari para pemangku jabatan publik, agar tidak sembarangan dalam menyampaikan pendapat yang berpotensi menyakiti perasaan rakyat.
"Ini menjadi pelajaran besar. Para pejabat, anggota DPR harus menahan diri. Jangan asal bicara yang bisa menghina dan menyakiti hati masyarakat," ujar JK, Jumat (29/8).
JK menyampaikan keprihatinannya atas situasi yang terus memanas akibat rangkaian aksi demonstrasi.
Ia berharap pemerintah dapat menjaga situasi tetap kondusif dan terbuka dalam menyerap aspirasi masyarakat.
"Kita harapkan pemerintah dapat mengambil kebijakan yang baik bagi masyarakat. Harus mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat serta menjaga masyarakat," kata JK.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa apabila gejolak sosial ini terus berlangsung tanpa solusi yang bijak, dampaknya akan merembet ke berbagai sektor, termasuk perekonomian.
"Jika kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi akan berhenti. Ini bisa berakibat panjang," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jusuf Kalla turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis malam (28/8).
"Dalam keadaan hari ini, tentu kita menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan," ujarnya.
JK menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil, serta meminta aparat kepolisian untuk mengambil langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti bersalah dalam insiden tersebut.
"Mudah-mudahan ini bisa disampaikan dengan baik bahwa semua yang bersalah harus diberi tindakan yang sepadan, yang keras," tegasnya.
Menutup pernyataannya, JK mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga keutuhan bangsa, dengan mengedepankan dialog dan keadilan.
"Mari kita semua menahan diri. Jangan sampai situasi ini meluas dan menyulitkan kehidupan masyarakat. Yang diperlukan sekarang adalah kebijaksanaan, bukan ego atau emosi," pungkasnya.*
(vo/a008)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL