Jokowi Diam Saat Budi Arie Singgung Potensi Pemerintahan Prabowo Tak Sampai 2029
JAKARTA Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoroti sikap Presiden RI ke7 Joko Widodo atau Jokowi
POLITIK
JAKARTA — Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung damai kini berkembang menjadi ricuh di sejumlah daerah.
Aksi yang semula bertujuan menyuarakan aspirasi publik, khususnya terkait tuntutan pembubaran DPR dan reformasi lembaga legislatif, berubah menjadi tindakan anarkis yang mengarah pada kekerasan dan penyerangan terhadap fasilitas umum, termasuk kantor kepolisian.
Peristiwa tersebut menyebabkan setidaknya lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba menunggangi aksi untuk memecah belah bangsa.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menegaskan bahwa PSI mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan menolak segala bentuk provokasi yang berniat membenturkan Presiden dengan tokoh nasional lainnya, termasuk Presiden RI ke-7, Joko Widodo.
"Kami mendukung penuh kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program-program pro-rakyat dan pemberantasan korupsi merupakan prioritas yang harus terus dilanjutkan," ujar Kaesang dalam pernyataannya, Senin (1/9/2025).
Ia juga mengingatkan bahwa narasi yang menggiring opini publik seolah terjadi ketegangan antara Presiden Prabowo dan Presiden Jokowi adalah bentuk adu domba yang berbahaya.
"DPP PSI dengan tegas menyatakan bahwa itu bohong dan menyesatkan. Ini adalah adu domba yang dapat merusak persatuan antar-pemimpin dan sesama anak bangsa," tegasnya.
Presiden Prabowo Umumkan 12 Langkah Strategis
Menanggapi situasi nasional yang memanas, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan 12 poin sikap dan kebijakan yang bertujuan merespons aspirasi publik secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (31/8), Presiden didampingi sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Berikut 12 langkah strategis Presiden Prabowo:
1. Memantau Situasi Nasional
Presiden menyampaikan bahwa pemerintah terus mengikuti perkembangan unjuk rasa di Jakarta dan berbagai daerah, serta tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.
2. Tindak Tegas Oknum yang Terlibat Pelanggaran
Prabowo meminta agar kasus tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, di Jakarta segera ditangani secara terbuka dan transparan oleh pihak kepolisian.
3. Anggota DPR yang Bermasalah Dinonaktifkan
Pimpinan partai diminta menindak anggota DPR yang mengeluarkan pernyataan tidak pantas di tengah kondisi sosial yang sensitif.
4. Tunjangan DPR Dicabut
Presiden menyampaikan bahwa pimpinan DPR telah menyepakati pencabutan beberapa kebijakan, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
5. DPR Diingatkan agar Peka Terhadap Rakyat
Prabowo mengimbau agar seluruh anggota dewan memiliki kepekaan terhadap suara dan kebutuhan masyarakat.
6. Kebebasan Berpendapat Dihormati
Pemerintah menegaskan komitmennya terhadap kebebasan berpendapat, selama disampaikan secara damai dan tidak melanggar hukum.
7. Aparat Diminta Lindungi Rakyat
Aparat keamanan diminta untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, serta tidak bertindak represif terhadap masyarakat.
8. Waspadai Potensi Makar dan Terorisme
Presiden mengungkap adanya indikasi penyusupan unsur makar dan terorisme dalam sejumlah aksi demonstrasi.
9. Pemerintah Buka Ruang Dialog
Pemerintah siap mendengarkan aspirasi rakyat selama disampaikan secara damai dan bertanggung jawab.
10. DPR Diimbau Terima Perwakilan Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat
Presiden mendorong DPR agar membuka ruang diskusi terbuka dengan mahasiswa, tokoh masyarakat, dan elemen sipil lainnya.
11. Kritik Terhadap Pemerintah Diterima
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari demokrasi yang sehat.
12. Presiden Ajak Masyarakat Percaya pada Pemerintah
Terakhir, Presiden mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan nasional dan mempercayai upaya pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
"Mari kita jaga persatuan nasional Indonesia di ambang kebangkitan. Jangan sampai kita terus diadu domba. Sampaikan aspirasi secara damai, tanpa kekerasan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum," pesan Presiden.
Aksi demonstrasi di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius pemerintah.
Dengan langkah-langkah konkret dan ajakan untuk berdialog secara terbuka, Presiden Prabowo berharap stabilitas nasional tetap terjaga, serta aspirasi rakyat dapat tersampaikan secara konstruktif dan beradab.*
(tm/a008)
JAKARTA Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyoroti sikap Presiden RI ke7 Joko Widodo atau Jokowi
POLITIK
JAKARTA Partai Gerindra menegaskan belum memikirkan Pemilihan Umum atau Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan menyusul viralnya potong
POLITIK
JAKARTA Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) sebagai tersangka dalam kasus dugaan intim
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan mekanisme penundaan transaksi rekening Bank Mandiri milik warga Pati, Supriyono, yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan penentuan lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Puti
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Tiga anggota Polres Lampung Utara terluka saat berupaya menangkap seorang buronan atau daftar pencarian orang (DPO) kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Banjir kiriman merendam rumah warga di bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utar
PERISTIWA
KARO Kondisi siswa yang menjadi korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, S
NASIONAL
OlehMahmud MarhabaPERKEMBANGAN media siber yang begitu cepat menuntut wartawan dan pengelola media tidak hanya piawai menyajikan informasi
OPINI
JAKARTA Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Hingga
HUKUM DAN KRIMINAL