Kondisi WNI di Qatar Terdampak Konflik Iran-AS-Israel, Wamenham Ungkap Situasi Terkini
DOHA Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) RI, Mugiyanto, mengungkapkan situasi di Qatar hingga Selasa (3/3/2026) masih belum kondu
INTERNASIONAL
JAKTIM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menegaskan bahwa tuduhan terhadap prajurit TNI sebagai provokator dalam sejumlah aksi unjuk rasa yang terjadi belakangan ini tidak benar alias hoaks. Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers di Aula Balai Wartawan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9/2025).
Freddy menyebut berbagai konten yang menyebar di media sosial—mulai dari foto, video, hingga narasi negatif yang menyudutkan TNI—telah dipastikan sebagai informasi palsu yang menyesatkan.
"Karena berkaitan dengan beredarnya foto, video maupun konten-konten yang bernarasi negatif, kemudian framing-framing yang menyesatkan... itu hoaks, tidak benar," ujar Brigjen Freddy di hadapan awak media.
Hoaks yang Beredar
Beberapa narasi hoaks yang sempat viral dan dibantah langsung oleh Kapuspen TNI antara lain:
Tuduhan anggota Bais TNI ditangkap saat demo di Fly Over Slipi, Jakarta Barat, 28 Agustus 2025.
Video Pratu Handika Novaldo, yang diamankan saat kerusuhan di DPRD Sumsel.
Klaim palsu pria di Sumatera Utara yang mengaku anggota TNI dan disebut sebagai provokator.
Isu bohong soal pemuda di Ternate yang disebut sebagai prajurit TNI penghasut kerusuhan.
Video pria yang mengaku diperintah anak anggota TNI untuk menyerang Markas Brimob Cikeas.
TNI-Polri Tetap Solid, Tak Terprovokasi
Brigjen Freddy menjelaskan bahwa TNI bersama Polri tetap solid dalam menjaga stabilitas nasional dan tidak terpengaruh oleh provokasi atau upaya adu domba.
"TNI-Polri itu solid dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, serta akan terus bersinergi untuk menciptakan rasa aman, tertib, dan kondusif," tegasnya.
Ia juga menyatakan bahwa sejak isu-isu ini mulai beredar, TNI langsung melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, guna menghindari gesekan dan memelihara persatuan bangsa.
"Potensi untuk membentur-benturkan antara TNI-Polri kemudian aparat dengan masyarakat itu begitu besar, dan itu otomatis akan memecah-belah persatuan-kesatuan bangsa," ujarnya.
Imbauan kepada Masyarakat
Kapuspen TNI mengimbau masyarakat untuk bijak menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang bersifat memecah-belah.*
DOHA Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) RI, Mugiyanto, mengungkapkan situasi di Qatar hingga Selasa (3/3/2026) masih belum kondu
INTERNASIONAL
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), kembali menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat melalui pel
EKONOMI
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan ketahanan pangan di wilayah ini dalam kondisi aman menghadapi masa Ra
EKONOMI
JAKARTA Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC), Ali Larijani, menyatakan bahwa Iran siap menghadapi konflik jangka panjang
INTERNASIONAL
NIAS Kejaksaan menahan pejabat berinisial JPZ di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, pada Senin (2/3/2026). Penahanan dilakukan terkait dugaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan hadir dalam sidang gugatan praperadilan yang diajukan eks Menteri Agama Yaqut Chol
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak ke zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Kenaikan ini
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan Antam mengalami koreksi tipis pada Selasa, 3 Maret 2026. Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga emas Anta
EKONOMI
JAKARTA Fenomena gerhana bulan total akan terjadi hari ini, Selasa, 3 Maret 2026. Umat Islam dianjurkan melaksanakan sholat gerhana bula
AGAMA