BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Kejagung Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina

gusWedha - Senin, 08 September 2025 20:24 WIB
Kejagung Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
JAM Pidsus
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kejaksaan Agung RI melalui Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) memeriksa enam orang saksi dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero), Subholding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada periode 2018–2023.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat alat bukti dan melengkapi berkas perkara atas nama tersangka HW dan kawan-kawan.

Enam Saksi dari Pertamina dan Kementerian ESDM

Para saksi berasal dari berbagai instansi strategis, antara lain dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero). Mereka adalah:

DDS – Analyst Middle and Heavy Distillate Trading, Integrated Supply Chain PT Pertamina

ES – Mantan Direktur Jenderal Migas, Kementerian ESDM (2017)

PKP – Koordinator Pengawasan Eksploitasi Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM (2020–2024)

TA – Direktur Jenderal Migas, Kementerian ESDM (2020–2024)

BG – Kasubag Penyusunan Peraturan Perundang-undangan, Ditjen Migas Kementerian ESDM (2018–2022)

ESM – Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero)

Fokus Penyidikan: Tata Kelola Migas dan Potensi Kerugian Negara

Penyidikan difokuskan pada dugaan penyimpangan dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara, termasuk potensi pelanggaran dalam praktik pengadaan, penjualan, hingga distribusi.

JAM Pidsus menyatakan bahwa pemeriksaan saksi merupakan bagian dari komitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan, profesional, dan akuntabel.

"Langkah penyidikan ini bertujuan mengungkap secara utuh modus operandi serta menelusuri potensi kerugian negara dalam pengelolaan minyak yang menjadi sektor strategis nasional," ujar perwakilan Kejagung dalam keterangannya.

Kasus Korupsi Migas Strategis Jadi Perhatian Serius

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut sektor vital yang langsung berdampak pada stabilitas energi nasional. Kejagung menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain serta mengamankan aset negara yang diduga dikorupsi.

Publik diminta untuk bersabar dan terus mendukung proses hukum yang tengah berjalan.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru