BMKG menyatakan kondisi berawan disebabkan oleh akumulasi awan rendah akibat suhu permukaan yang cukup tinggi, namun belum cukup signifikan untuk memicu hujan lebat.
Dengan suhu yang berkisar antara 25–34°C dan tingkat kelembapan udara yang mencapai 90% lebih di beberapa wilayah, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak.
BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini.
Informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca secara real-time dapat diakses melalui aplikasi atau situs resmi BMKG.*